Minggu, 12 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Balas Dendam Iran, Pasukan Elite Bombardir Markas Rahasia Mata-mata Israel, 4 Orang Tewas

Rabu, 17 Januari 2024 14:53 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan elite Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal yang menyasar ke mata-mata Israel.

Markas spionase Negeri Zionis di wilayah semi-otonom, Kota Erbil, wilayah utara Irak, diserang pasukan elit Teheran pada Selasa (16/1/2024).

Empat orang dikabarkan tewas dalam serangan tersebut.

Serangan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran eskalasi perang antara Israel dan kelompok Islam Palestina, Hamas, di Gaza, yang dimulai sejak 7 Oktober.

Israel pun terlibat saling serang dengan proksi Iran di kawasan itu, baik Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.

Baca: Israel & Hamas Capai Kesepakatan untuk Bantuan ke Gaza, Obat-obatan akan Diberikan kepada Sandera

Serangan itu sebagai tanggapan terhadap kekejaman rezim Israel baru-baru ini.

Komandan Garda dan Poros Perlawanan dikabarkan terbunuh dalam serangan tersebut.

"Salah satu markas utama spionase Mossad di wilayah Kurdistan Irak dihancurkan dengan rudal balistik," kata IRGC dalam pernyataannya. sebuah pernyataan, dikutip Reuters, Selasa (16/1/2024).

"Kami meyakinkan bahwa operasi ofensif IRGC akan terus berlanjut sampai titik darah terakhir para martir terbalaskan," tambahnya.

Mengutip Reuters.com, setidaknya empat orang tewas dan enam terluka.

Partai Demokratik Kurdi mengatakan salah satu pebisnis ternama Kurdi, Peshraw Dizayee, juga di antara mereka yang tewas.

Dizayee diketahui dekat dengan klan Barzani yang berkuasa.

Dizayee memiliki bisnis yang memimpin proyek real estat besar di Kurdistan.

Baca: Garda Revolusi Iran Bakal Hancurkan Fasilitas yang Dianggap Boneka Mossad: Serangan Berlanjut

Perlu diketahui, Iran sendiri memang telah bersumpah membalas dendam atas pembunuhan tiga anggota IRGC bulan lalu.
Termasuk seorang komandan senior IRGC yang pernah menjabat sebagai penasihat militer.

Serangan itu secara rinci berada di wilayah Erbil.

Ini di dekat daerah perumahan konsulat Amerika Serikat (AS).

Di sisi lain, di waktu yang sama, IRGC juga mengatakan pihaknya menembak sejumlah rudal balistik di Suriah.

Militer Iran itu menyebut serangan ditunjukan ke "para pelaku operasi teroris di Iran" termasuk ISIS.

Perdana Menteri (PM) Kurdi Irak Masrour Barzani mengutuk serangan terhadap Erbil.

Ia menilai ini sebagai "kejahatan terhadap rakyat Kurdi".

Amerika Serikat (AS) pun mengecam serangan di Irak dan menyebutnya "sembrono".

Meski demikian, para pejabat mengatakan tidak ada fasilitas Amerika yang menjadi sasaran dan tidak ada korban di pihak Paman Sam.

(Tribun-Video.com/ Reuters.com)

Artikel ini telah tayang di Reuters.com dengan judul Iran says Revolutionary Guards attack Israel's 'spy HQ' in Iraq, vow more revenge

# Iran # IRGC # Israel # Hamas

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #IRGC   #Iran   #Israel   #Hamas

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved