Sabtu, 11 April 2026

LIVE UPDATE

Bom Israel Tewaskan 2 Sandera Hamas, Noa Argamani: Kembalikan Kami ke Keluarga Kami

Selasa, 16 Januari 2024 10:04 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan Hamas, mengumumkan terbunuhnya dua sandera Israel yang ditahan sejak 7 Oktober, akibat pemboman Israel di Jalur Gaza.

Ketiga sandera tersebut adalah Noa Argamani (26), yang tinggal di Beersheba, Yossi Sharaabi (53), dan Itay Svirski (38), yang tinggal di Tel Aviv.

Mereka meminta pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar menghentikan perang dan membebaskan mereka.

Dalam video itu, Brigade Al-Qassam juga menulis bahwa mereka akan memberitahu nasib ketiga sandera itu.

Yossi Sharaabi dan Itay Svirski dinyatakan meninggal dunia karena serangan Israel di jalur Gaza.

Satu-satunya yang selamat dari ketiga sandera itu adalah Noa Argamani.

Noa Argamani muncul lagi dalam video terbaru yang dirilis Brigade Al-Qassam dan menceritakan apa yang terjadi dengan dua sandera yang terbunuh, dikutip dari Al Jazeera.

Baca: Iran Serang Markas Besar Mossad Israel di Irak dengan Rudal Balistik, Ledakan Bergemuruh

"Kami berada di sebuah gedung yang dibom oleh pesawat tentara Israel. Itu adalah pesawat F-16 dan meluncurkan tiga rudal. Dua di antaranya meledak dan satu tidak meledak," kata Noa Argamani.

Ia bercerita, dia bersama dengan sejumlah anggota Brigade Al-Qassam bersama dua sandera lainnya, Yossi Sharaabi dan Itay Svirski.

"Setelah rudal menghantam gedung tempat kami berada, kami semua terkubur di bawah reruntuhan. Tentara Al-Qassam berhasil menyelamatkan nyawa saya dan nyawa Itay, namun kemudian kami tidak berhasil menyelamatkan Yossi," kata Noa Argamani.

"Setelah beberapa hari, saya dan Itay dipindahkan ke tempat lain. Selama pemindahan, Itay terluka oleh tembakan pasukan kami dan tidak selamat," lanjutnya.

Dia mengatakan bahwa dia masih terluka di bagian kepala, yang penuh pecahan peluru, dan seluruh tubuhnya terluka.

Dia melaporkan bahwa Itay Svirski dan Yossi Sharaabi tewas akibat tembakan tentara Israel.

Noa Argamani meminta Netanyahu agar menghentikan pembunuhan para sandera dengan pemboman yang dilakukan oleh tentara Israel.

Ia ingin segera kembali kepada keluarganya dalam keadaan hidup.

“Hentikan kegilaan ini dan kembalikan kami ke keluarga kami selagi kami masih hidup. Kembalikan kami ke rumah kami,” katanya.

(Tribun-Video/Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 2 dari 3 Sandera Tewas Kena Bom Israel, Noa Argamani: 3 Rudal Hantam Gedung Kami

#beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #kabarterkini

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Hamas   #Israel   #IDF   #Gaza

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved