Minggu, 26 April 2026

LIVE UPDATE

Live Update Pilpres: Pemilik Akun yang Ancam Anies saat Live TikTok Berhasil Ditangkap di Jember

Sabtu, 13 Januari 2024 14:09 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi dikabarkan berhasil menangkap pelaku pengancaman penembakan terhadap calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.

Adapun hal itu dibenarkan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi.

"Benar (pelaku sudah ditangkap)," ujar Trunoyudo saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1/2024).

Meski begitu Trunoyudo belum menjelaskan secara rinci mengenai identitas sosok pelaku pengancaman terhadap Anies tersebut.

Dirinya hanya menuturkan bahwa terkait informasi lengkap mengenai penangkapan itu akan disampaikan dalam sesi konferensi pers.

Diketahui sebelumnya, Mabes Polri tengah menyelidiki dugaan ancaman penembakan terhadap calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.

Baca: Polisi Tangkap Pelaku yang Ancam Tembak Kepala Anies Baswedan di Jember Jawa Timur

Adapun ancaman penembakan terhadap Anies dilontarkan sebuah akun Tiktok saat capres nomor urut 1 tengah melakukan Live Tiktok.

Karo Penmas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan belum ada laporan kepada polisi dari Anies selaku korban terkait dugaan ancaman penembakan itu.

Namun, polisi tetap melakukan penelusuran terhadap akun yang melontarkan ancaman tersebut.

Trunoyudo Wisnu Andiko turut mengimbau agar masyarakat tak membuat gaduh selama berlangsungnya proses Pemilu 2024.

Trunoyudo meminta agar semua pihak menjaga kekondusifan situasi menjelang pesta demokrasi.

Diketahui sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Yusuf Sutejo meminta Anies melaporkan dugaan ancaman penembakan itu ke polisi.

Pasalnya, peristiwa tersebut merupakan delik aduan.

Delik aduan merupakan delik yang hanya dapat diproses apabila diadukan oleh orang yang merasa dirugikan atau telah menjadi korban.

Lantas Yusuf mengimbau Anies bisa melaporkan pengancaman itu ke pihak kepolisian agar kasusnya bisa langsung diselidiki.

Terkait hal tersebut, Anies Baswedan telah merespons hal itu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap ancaman penembakan itu tak benar-benar terjadi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap polisi tak tinggal diam jika benar ancaman tersebut mengancam keselamatan dirinya.

Meski demikian, Anies mengaku pihak Timnas AMIN belum ada rencana memproses hukum pelaku yang melontarkan ancaman penembakan.

Diketahui ancaman penembakan terhadap Anies dilontarkan sebuah akun Tiktok saat capres no urut 1 sedang Live Tiktok.

Tak berlangsung lama, beredar foto tangkapan layar yang memperlihatkan akun menuliskan ancaman.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri tidak menganggap remeh berbagai ancaman keamanan bagi capres manapun.

Ahmad Sahroni berharap polisi menyisir segala bentuk ancaman dan provokasi kepada setiap capres-cawapres di dunia maya.

Pasalnya menurut Ahmad Sahroni, apabila dibiarkan, akan merusak dan memperkeruh suasana menjelang hari pemilihan nanti.

Atas hal itu, dengan bersikap tegas turut membawa suasana lebih kondusif menjelang hari pemilihan pada 14 Februari 2024.(Tribun-Video.com/WartaKotalive.com)

# Anies Baswedan # pengancaman # penembakan

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved