Terkini Daerah
Sosok Pria Paling Galak saat Penangkapan Artis Saipul Jamil, Ternyata Bukan Anggota Polisi
TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok pria berhoodie merah dan berkajet hitam dengan tulisan 'polisi' dalam kejadian penangkapan Saipul Jamil dan asistennya Saipul menjadi sorotan.
Pasalnya berdasarkan video yang viral, dua orang pria tersebut tampak sangat galak dan kasar.
Pia berhoodie merah bahkan memukul asisten Saipul Jamul dan berkata-kata kasar.
Diketahui Saipul Jamil dan Steven ditangkap di dekat Halte TransJakarta Jelambar, Jakarta Barat, pada Jumat (5/1/2023).
Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi kedua pria tersebut bukan petugas Kepolisian.
"Setelah kita 'cross-check' terhadap tiga penyidik yang berada di TKP dan juga videonya, itu bukan anggota kami," kata Syahduddi saat jumpa pers di Polsek Tambora pada Sabtu (6/1/2023).
Syahduddi menyebut pria berhoodie merah bukan anggota polisi.
"Dan kalau ditayangkan video itu kan ada orang yang menggunakan 'hoodie' warna merah marun, kalau tidak salah itu setelah kita 'cross-check' juga bukan polisi," katanya.
Baca: Percaya Diri dan Yakin Prabowo Kuasai Debat, Gibran: Temanya Sudah Jadi Makanan Sehari-hari Beliau
Lalu orang yang menggunakan jaket bertuliskan "POLISI" di lokasi penangkapan terhadap Saipul Jamil juga bukan merupakan angggota Polsek Tambora.
"Itu juga ternyata bukan anggota Polsek Tambora," katanya.
Kini Polres Metro Jakarta Barat sedang meneliti dan mendalami terkait dua pria tersebut.
"Ini sedang kami selidiki juga, makanya kami turunkan Propam untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait dengan peristiwa tersebut," kata Syahduddi.
Syahduddi menambahkan bahwa pengejaran dan penangkapan mobil yang dikendarai Saipul Jamil juga diikuti anggota masyarakat yang geram lantaran mobil tersebut telah menabrak beberapa kendaraan bermotor saat pengejaran berlangsung.
"Karena itu tadi, ketika ada kendaraan yang berperilaku tidak wajar di jalan dan menabrak beberapa pengemudi kendaraan bermotor lainnya sehingga timbul inisiatif dari warga masyarakat untuk melakukan pengejaran," kata Syahduddi.
Syahduddi mengatakan, penangkapan Saipul dan asistennya bermula ketika sang pedangdut selesai melaksanakan shalat dzuhur di wilayah Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.
"Di situ (sembari menunggu Saipul shalat), asisten sekaligus drivernya itu bernama S (Steven) itu melakukan transaksi jual beli narkoba tanpa sepengetahuan SJ (Saipul Jamil)," ujar Syahduddi.
Syahduddi menuturkan, pihaknya lantas mengejar mobil yang dikemudikan S sampai di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Daan Mogot.
Baca: Tentara Wanita Unit Maglan Israel Tewas Diledakkan Hamas, IDF Langsung Tarik Kendaraan Militer
"Ketika petugas datang mengenakan pakaian sipil dan menjelaskan bahwa kami polisi, SJ panik dan tidak mempercayainya," tuturnya.
Syahduddi mengatakan, saat itu Saipul mengaku berusaha mencari kantor polisi karena tak percaya yang menangkapnya itu merupakan anggota polisi.
"Saat mobil berhenti dekat jalur busway, SJ diminta buka kaca pun masih keberatan atau menolak," paparnya.
Syahduddi menduga Saipul menganggap dirinya mau dibegal atau dirampok sehingga panik.
"Di dalam tayangan video jelas yang disampaikan bahwa dia (Saipul) teriak-teriak bahwa akan dirampok atau dibegal," ujarnya.
Alhasil, terjadilah penangkapan Saipul yang begitu dramatis seperti yang tersebar di media sosial.
Sementara itu, Saipul Jamil menuturkan, selama dibawa "berkeliling" oleh Steven itu dia tidak mengetahui kalau asistennya terlibat narkoba.
Selain itu, Saipul juga mengaku tidak mempunyai salah apa pun sehingga ia tidak memberhentikan mobilnya.
"Terus terang saya merasa tidak punya salah tiba tiba ada motor sebelah kiri saya menyuruh berhenti tapi dengan cara yang tidak baik otomatis refleks sebenarnya," ucap Saipul.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Sosok Pria Berhoodie Merah di Penangkapan Saipul Jamil, Paling Galak Tapi Ternyata Bukan Polisi
# Saipul Jamil # Pria # Galak # Polisi
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: TribunJakarta
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Nasib Sopir Taksi Diduga Jadi Penyebab KRL Berhenti dan Tertabrak Argo Bromo, Kini Diperiksa Polisi
23 jam lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
DISENTIL KERAS! Dedi Mulyadi Larang Ormas Kuasai Perlintasan, Polisi Diminta Bertindak Tegas
1 hari lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Nasib Sopir Taksi Hijau Diduga Picu Tabrakan KRL - Argo Bromo, Kini Diamankan & Diperiksa Polisi
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Gagal Bersandar di Pelabuhan, Kapal Sabuk Nusantara 106 Tabrak Bangunan Warga di Banda Neira
1 hari lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
AKSI Pria Botak Protes ke Petugas KAI seusai Laka KA Bekasi, Ternyata Loncat dari KRL Demi Selamat
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.