Terkini Nasional
Pakar Transportasi ITB Menduga Penyebab Tabrakan 2 Kereta Api: Jalur Tunggal Jadi Rawan Kecelakaan?
TRIBUN-VIDEO.COM - Pakar transportasi ITB menduga penyebab dari kecelakaan dua kereta Api di Bandung.
Ia adalah Sony Sulaksono Wibowo, ia menyatakan bahwa masih terdapat jalur tunggal (single track) di jalur kereta api di Indonesia.
Dikutip dari TribunJabar.id pada (5/1), menyebut bahwa jalur tunggal itu menjadikan jalur terebut rawan kecelakaan.
Ia mengutarakan bahwa dalam prosedur kereta api untuk single track, kereta api harus menerapkan sistem bergantian.
Di mana, kereta yang menjadi prioritas adalah kereta api Turangga.
Baca: PILU, Ibu Korban Meninggal Tabrakan Kereta di Cicalengka Tak Henti Menangis Tahu sang Anak Meninggal
Sehingga, di saat kereta api lokal masuk ke salah satu emplasemen di stasiun terdekat, harus menunggu kereta Turangga lewat terlebih dahulu, baru kereta lokal masuk ke jalur utama.
"Dalam prosedur kereta api, untuk single track, kereta api harus bergantian. Kereta yang menjadi prioritas itu biasanya Turangga. Nanti, kereta api lokal masuk ke salah satu emplasemen di stasiun terdekat, menunggu kereta Turangga lewat, baru kereta lokal masuk ke jalur utama," katanya.
Selain itu, Sony menambahkan bahwa tabrakan kereta api di jalur yang sama, bisa saja terjadi karena masalah sinyal, komunikasi, dan sebagainya.
Ia menyebut bisa saja penyebab kecelakaan lantaran adanya miskomunikasi.
Bisa saja miskom dari sinyal, masinis atau bahkan isyaratnya.
“Ada kemungkinan karena miskomunikasi. Apakah salah dari sinyalnya atau salah dari masinisnya, atau salah dari isyaratnya. Karena, ada komunikasi lewat sinyal dan lewat isyarat,” ujarnya.
Baca: BEREDAR FOTO! Masinis KA Turangga yang Masih Selamat, Keluar dari Kereta yang Kecelakaan
Terkait kecelakaan, Sony mengatakan agar jalur ganda (double track) segera dibangun agar tidak terjadi kejadian serupa.
“Ke depannya memang harus disegerakan pembangunan (double track) jalur selatan. Yang sudah double track baru jalur utara. Jalur selatan sempat tertunda. Karena bagaimana pun juga kereta api masih menjadi salah satu angkutan favorit untuk jarak jauh, terutama saat musim liburan,” ujarnya.
Perlu diketahui, telah terjadi kecelakaan antara Kereta Api Turangga 65A beradu banteng dengan Commuter Line Bandung Raya di petak jalan Haurpugur-Cicalengka Km 181+700, Kabupaten Bandung, pukul 06.03 WIB, Jumat (05/01/2023).
KA Turangga melaju dari Stasiun Gubeng, Surabaya, dengan tujuan akhir Stasiun Bandung.
Sementara KA Commuterline Bandung berangkat dari Padalarang menuju Cicalengka.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pakar Transportasi ITB Soroti Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka: Bisa karena Miskomunikasi
Host: Yessy Wienata
VP: Dandi Bahtiar
# Pakar Transportasi # ITB # Kecelakaan Kereta # ITB
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Adu Banteng Scoopy vs Gran Max di Wawotobi Konawe, Remaja 17 Tahun Luka-luka Dilarikan ke RS
2 hari lalu
Tribunnews Update
Kecelakaan Beruntun di Turunan Silayur Semarang: Kontainer Terguling, Mobil Terbalik, 3 Orang Luka
2 hari lalu
Terkini Daerah
Polantas Gorontalo Tertindih Sepeda Motor saat Operasi di Jalan HB Jassin, Pelanggar Sempat Kabur
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.