Nasional
Kemendag Zulkifli Hasan Bakal Dipanggil DPR Buntut Pernyataan Bansos Berasal dari Jokowi
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, merespons rencana DPR akan memanggil dirinya.
Diketahui, ia akan diminta untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut bantuan sosial (bansos) berasal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pria yang akrab disapa Zulhas itu pun merespons secara singkat ketika diminta tanggapan mengenai pemanggilan ini.
"Senang. Senang rapat sama DPR," katanya ketika ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2024).
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, mengatakan pihaknya akan memanggil Zulhas untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut bantuan sosial (bansos) berasal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca: MUI Bela Zulkifli Hasan yang Dituding Menistakan Salat, Beri Imbauan agar Tak Ada Politisasi Agama
Politikus PDIP ini menegaskan Zulhas harusnya fokus pada bagaimana cara untuk menurunkan harga-harga bahan pokok.
"Itu akan kami tanyakan di Komisi VI, Pak Zul harusnya berkonsentrasi pada kenaikan beras yang pada hari ini medium mencapai Rp 15 ribu dan cabai mencapai Rp 175 ribu," kata Aria di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Dia menilai pernyataan Ketua Umum PAN yang mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) itu bentuk politisasi bansos.
"Itu adalah politisasi bansos yang tidak perlu, yang digunakan pemberitaan untuk rakyat hanya untuk mendapatkan politik elektoral. Itu sesuatu yang tidak manusiawi," ujar Aria.
Baca: Video Guyonan Zulkifli Hasan Dinilai Menistakan Agama, MUI: Olol-olok Agama Demi Kepentingan Politik
Ketua Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDIP ini menyebut partainya sepakat tidak ingin menghentikan atau menunda penyaluran bansos.
Aria menerangkan PDIP adalah partai pengusung pemerintahan Presiden Jokowi dari 2014-2019.
Sehingga ingin melanjutkan seluruh kebijakan, program, dan kegiatan untuk mensejahterakan rakyat.
"Jokowi pada 1.0 sukses, 2.0 tahun kedua, dan 3.0 akan diteruskan Ganjar-Mahfud dengan perbaikan dan penguatan termasuk di dalamnya dengan bantuan sosial," ungkapnya.
Aria pun meminta gubernur, bupati, wali kota, hingga jajaran ke bawah untuk melanjutkan program bansos tanpa ada politisasi.
# zulkifli hasan # ketum pan # mendag # bansos # jokowi # dpr
Video Production: Tri Susilo Mardhani
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Sufmi Dasco Yakin Rupiah Bakal Menguat, Imbau Warga yang Simpan Dolar Untuk Segera Menjualnya
2 jam lalu
Terkini Nasional
Prabowo Bandingkan Dirinya dengan Jokowi: Pergi ke Luar Negeri Salah, Tak Pergi Juga Disalahkan
3 jam lalu
Terkini Nasional
Pagu Kemhan 2027 Turun Jadi Rp139 Triliun, Menhan Sjafrie Minta Tambahan Rp195 Triliun
5 jam lalu
Terkini Nasional
PDIP Pertanyakan Sumber Anggaran Rencana Bansos Tunai Rp5,4 Juta per Orang
8 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.