Konflik Palestina Vs Israel
Bukan Melemah, Sayap Hamas Malah Lakukan 'Close Range Combat' seusai Al- Arouri Tewas: 5 IDF Habis
TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai terbunuhnya wakil Ketua Hamas, Saleh Al- Arouri, jalur koordinasi dan komando milisi perlawanan Palestina di Gaza, Hamas tidak melemah.
Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas, nyatanya malah mampu melakukan close range combat (serangan dari jarak dekat).
Hal itu sebagai bukti kesalahan strategi Israel tersebut.
Laporan terbaru, Brigade al-Qassam disebutkan telah membunuh lima tentara Israel (IDF) dari jarak dekat dengan senapan mesin dan granat di timur laut Kamp al-Bureij, Jalur Gaza tengah, pada Selasa (2/1/2024).
Baca: IDF Kepergok Culik Bayi seusai Melakukan Serangan di Gaza, Kemenlu Palestina Desak Israel Kembalikan
Serangan di depan muka musuh dari kelompok Hamas juga menjadikan tank tempur Merkava milik pasukan Israel sebagai sasaran empuk peluru al-Yassin 105 di berbagai wilayah pertempuran di Gaza.
Hamas dilaporkan telah menghentikan negosiasi mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza seusai terbunuhnya al-Arouri.
Anadolu Agency melaporkan, Hamas juga membekukan potensi pertukaran sandera dengan Israel, menurut sumber Palestina pada Selasa (2/1/2024).
“Hamas mengatakan kepada mediator tentang keputusannya untuk membekukan semua diskusi mengenai gencatan senjata di Gaza atau pertukaran sandera dengan Israel,” kata sumber tersebut kepada Anadolu.
Hamas mengonfirmasi kalau Arouri dan dua komandan sayap militernya, Brigade Al-Qassam, tewas dalam serangan yang menyebabkan sedikitnya enam orang tewas.
Arouri adalah pemimpin Hamas paling senior yang dibunuh oleh Israel sejak pecahnya konflik Gaza pada 7 Oktober.
Baca: IDF Kepergok Culik Bayi seusai Melakukan Serangan di Gaza, Kemenlu Palestina Desak Israel Kembalikan
Ketua Hamas, Ismail Hanieh murka wakilnya Saleh Al Arouri dibunuh oleh pasukan Zionis, pada Selasa (2/1/2024).
Sebagai tanggapan atas pembunuhan Al Arouri, Ismail Haniyeh mengecam keras Zionis.
Ia juga bersumpah mengalahkan Zionis dalam perang.
Dilansir dari Barrons, hal itu diungkapkan Ismail Haniyeh dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi, pada Selasa (2/1/2024).
Dalam pidatonya, Haniyeh menekankan bahwa Hamas tetap tak bisa dikalahkan.
Meskipun saat ini wakilnya telah dibunuh ISrael dalam serangan udara di Lebanon.
Baca: Kepala Intelijen Israel Mossad Berikan Pernyataan Provokasi Sehari seusai Saleh Al-Arouri Terbunuh
“Sebuah gerakan yang para pemimpin dan pendirinya mati syahid demi martabat rakyat dan bangsa kita tidak akan pernah bisa dikalahkan,” kata Haniyeh.
Ia mengatakan, bahwa wakilnya mati syahid, karena membela martabat rakyat dan bangsa Palestina.
(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hamas Melemah Seusai Saleh Al- Arouri Tewas? IDF Salah Besar, Brigade Al Qassam Muncul di Depan Muka
Host: Yustina Kartika
VP: Ika Vidya
# Hamas # Saleh A-Arouri # IDF # pasukan Israel
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Israel vs Iran: Trump Setujui 10 Poin Gencatan Senjata, Warga Iran Rayakan Kemenangan
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Bom Tandan Iran Hancurkan Kota Tel Sheva, Warga Israel Sekarat saat Trump Umumkan Gencatan Senjata
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rayakan Gencatan Senjata sebagai Kemenangan, Warga Iran Turun ke Jalan sambil Bersorak Bawa Bendera
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Media Iran Sebut Trump Mundur Memalukan seusai Setujui Gencatan Senjata selama 2 Minggu
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Pangkalan Militer AS Dibom, Trump Ledakkan Pesawatnya Sendiri, 15 Tentara Sekarat
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.