Kamis, 14 Mei 2026

Tribunnews Update

Karangan Bunga Dukungan pada TNI Muncul di Yonif 408 Boyolali Pasca-Penganiayaan Simpatisan PDIP

Selasa, 2 Januari 2024 10:24 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Insiden penganiayaan terhadap simpatisan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah masih menjadi pembicaraan hingga kini.

Sebagaimana diketahui, aksi penganiayaan ini dipicu suara berisik yang dihasilkan oleh knalpot brong yang digunakan oleh para simpatisan pada Sabtu (30/12/2023) lalu.

Seusai insiden tersebut Terdapat sejumlah karangan bunga yang dikirimkan ke Markas Kompi Yonif 408 Boyolali.

Karangan bunga tersebut berisi tulisan dukungan terhadap TNI.

Satu di antaranya datang dari Merapi-Merbabu Rescue (MMR).

Baca: Ragukan Kronologi Penganiayaan Simpatisan Ganjar Versi TNI, Andika Perkasa Nilai Tak Ada Salah Paham

Ketua MMR Boyolali, Harnowo dalam keterangan pada Senin (1/1/2024) menganggap peristiwa penganiayaan tersebut sebagai kecelakaan dan terjadi secara spontanitas.

Menurut Harnowo, tentara juga memiliki emosi seperti manusia pada umumnya.

Kebisingan yang ditimbulkan dari knalpot brong tentu akan membuat warga merasa terganggu.

Terlebih konvoi tersebut melintasi wilayah TNI yang seharusnya mematuhi aturan yang ada.

Baca: Polemik Kampanye Knalpot Brong yang Buat Bising: TPD Sebut Inisiatif Simpatisan

Harnowo meyakini peristiwa yang terjadi Sabtu pekan lalu itu merupakan hubungan sebab akibat.

Adanya karangan bunga ini diharapkan dapat memberikan dukungan moril pada TNI serta agar permasalahan tak melebar kemana-mana.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kasus Oknum TNI Aniaya Simpatisan Ganjar, Relawan Merapi-Merbabu Dukung TNI: Tentara Juga Manusia

# karangan bunga # TNI # Yonif 408 Boyolali # PDIP

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #karangan bunga   #TNI   #Yonif 408 Boyolali   #PDIP

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved