Konflik Palestina Vs Israel
Brigade Al-Quds Rilis Video 2 Sandera Israel: Netanyahu Tak ingin Kami Kembali Hidup-hidup
TRIBUN-VIDEO.COM - Sayap militer Jihad Islam Palestina, Brigade Al-Quds, merilis video baru yang mendokumentasikan dua sandera Israel yang ditahan oleh mereka, yang bekerja sama dengan Hamas di Jalur Gaza.
Kedua sandera Israel yang merupakan pria paruh baya itu meminta Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk membebaskan mereka.
Mereka menekankan saat ini berada dalam risiko kematian akibat pemboman terus-menerus oleh pasukan pendudukan di Jalur Gaza.
Baca: Israel Kembali Mencekam! Diberondong 18 Rudal Hizbullah, Serangan Terbesar sejak Awal Perang
"Tidak ada jaminan bahwa tentara (Israel) tidak akan mengebom kami. Kami berisiko mati kapan saja. Salah satu peluru kami bisa menimpa kami," kata sandera pertama dalam video yang dirilis oleh Brigade Al-Quds, Selasa (19/12/2023) malam, dikutip dari Al-Quds.
"Kami merasa Anda tidak ingin kami kembali hidup-hidup. Anda ingin menerima kami sebagai mayat, karena upaya Anda untuk menurunkan batas negosiasi," lanjutnya, mengkritik Netanyahu.
Sementara itu, sandera kedua, Elad Katzir (47), menekankan kehidupan mereka terancam di Jalur Gaza karena rudal Israel yang bisa membunuh mereka.
Baca: Rangkuman Hari ke-74 Israel-Hamas: Tentara IDF Sekarat, Buta, Terinfeksi Virus hingga Hamas Tertawa
“Bahaya terhadap hidup kami terus berlanjut, dan sulit untuk terus tinggal di sini, karena rudal tentara Israel yang mengancam kehidupan kami,” katanya.
Dia juga meminta Netanyahu dan semua pengambil keputusan di pemerintahan Israel untuk melakukan intervensi guna mencapai gencatan senjata dan mencapai kesepakatan pertukaran sandera.
"Kami ingin kembali ke keluarga kami. Kami tidak ingin mati di sini di Gaza,” lanjutnya.
Baca berita terkait hanya di sini
# Konflik Palestina Vs Israel # Brigade Al-Quds # Netanyahu # Hamas # Gaza # Zionis
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUN VIDEO UPDATE
Tentara Israel Klaim Hancurkan Pusat Komando & Kendali Bawah Tanah Hamas, Mohammad Sinwar Tewas?
4 jam lalu
Mancanegara
Netanyahu Semakin Jadi Beban Rakyatnya dan Dijauhi Trump, Kejatuhan Rezim Israel Pembantai?
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.