BREAKING NEWS
Kesaksian Warga Sipil Israel yang Mengaku 2 Anaknya Diculik Hamas, Kini Tuntut Pembebasan Sandera
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang warga sipil asal Israel bernama Itzik Horn mengungkapkan kesaksiannya atas penculikan kedua anaknya yakni Lair dan Eitan yang disebutnya telah diculi kelompok Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023.
Itzik juga menuntut pembebasan segera para sandera termasuk kedua anaknya.
Dikatakan olehnya, saat ini waktunya para sandera dikembalikan kepada keluarga.
Ia mengajak seluruh dunia untuk menyerukan pembebasan para sandera tersebut.
Pria yang berprofesi sebagai seorang guru tersebut sangat menyayangkan adanya serangan yang secara membabi buta terjadi di Gaza.
Baca: Israel Tingkatkan Agresi Militer & Berencana Bangun Tembok Anti Terowongan di Perbatasan Gaza-Mesir
Baca: IDF Sebut Telah Hancurkan Ratusan Terowongan Hamas di Gaza & Bakal Bangun Tembok Tempur Raksasa
Bahkan, tak pernah dibayangkan olehnya bahwa dua keluarganya harus turut menjadi korban penculikan sejak agresi militer terjadi.
Sementara itu, di tengah perang militer Israel beberapa waktu lalu juga kembali membongkar adanya terwongan besar di Gaza.
Yakni dekat dengan tempat yang dulunya merupakan jalur penyeberangan padat ke Israel.
Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana pengawasan Israel melewatkan persiapan yang dilakukan Hamas.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
# Gaza # Hamas # Israel
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik Timur Tengah: Selat Hormuz Lumpuh AS Ancam Blokade, Turki Jadi Target Baru Israel?
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Tak Peduli Iran Kembali Berunding, Araghchi Sebut AS Inkonsisten
2 hari lalu
Berita Terkini
Negosiasi Buntu! Trump Tegaskan Tak Peduli dan Siapkan Blokade Total Terhadap Iran
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Turki Sebut Israel Cari Musuh Baru Setelah Iran, Endus Perlakuan Berbeda Ankara Jadi Target Baru
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Tuduh AS Tidak Konsisten Bikin Gagalkan Damai, Negosiasi Hampir Sepakat di Tengah Tekanan
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.