Suara Politik
PDIP sambut Positif Rencana Bergabungnya PBB
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi positif peryataan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang akan mendukung pasangan capres Joko Widodo dan cawapres Ma'ruf Amin.
"Itu merupakan bagian dari energi positif dari Pak Yusril Ihza Mahendra sudah diterima," kata di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).
Sekertaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini juga mengatakan dukungan PBB nantinga akan semakin memperkuat kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres.
Terlebih, pemilu merupakan upaya dalam menggalang seluruh dukungan.
"Ya kita lihat namanya pemilu menggalang seluruh elemen," terang Hasto.
Hasto juga mengatakan, rencana bergabungnya PBB semakin menunjukan sosok Jokowi yang dekat dengan siapapun termasuk tokoh muslim.
Jokowi, lanjut Hasto, juga terus membawa kesejukan dalam berpolitik.
"Pak jokowi selalu tampil dengan baik ketemu NU dan sarungan, pake peci membawa politik dalam wajah kegembiraan," terang Hasto.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memastikan partainya akan mendukung pasangan capres Joko Widodo dan cawapres Ma'ruf Amin.
Hal tersebut diungkapkan Yusril seusai bertemu dengan Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (30/11/2018), dimana PBB akan akan melangsungkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada awal Januari 2019.
"Insya Allah nanti akan diputuskan bulan Januari, nanti akan ke sana arahnya (dukung Jokowi-Ma'ruf), kan sudah sama-sama," ujar Yusril.
Menurut Yusril yang juga sebagai advokat pasangan caprea-cawapres nomor urut 01 itu, dirinya sudah berbicara dengan semua pimpinan PBB dan tidak ada satupun yang melakukan penolakan dalam mendukung Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019. (*)
ARTIKEL POPULER:
Baca: 5 Fakta Aksi Reuni Akbar 212 di Monas, Jumlah Peserta hingga Tanggapan Mahfud MD
Baca: Penjelasan Pihak Garuda Soal Pesawat yang Kembali ke Bandara Soetta, Tercium Bau Asap dari Kabin
Baca: Mayat Wanita Berhelm di Boyolali Dibunuh karena Tagih Utang ke Teman, Sempat Diperkosa saat Sekarat
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Emosi Rieke PDIP Bahas Kasus 'Child Grooming' Aurelie: Jangan Pelaku Koar-koar, Buktikan KUHP Baru
7 hari lalu
Tribunnews Update
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono soal Kasus Suap Ijon Bupati Bekasi Ade Kuswara
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Kritik Usulan Prabowo soal Pilkada Lewat DPRD, PDIP Ujungnya Pilpres Dipilih MPR Seperti Orde Baru
Kamis, 15 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.