Rabu, 8 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Petaka AS: Pasukan Tempurnya 'Babak Belur' Dikeroyok 100 Kali dari Berbagai Front seusai Bantu IDF

Minggu, 17 Desember 2023 13:22 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Selain Israel, AS juga menjadi bulan-bulanna pasukan perlawanan Palestina.

Bahkan sejak 17 Oktober lalu, pasukan AS di Suriah dan Irak telah menjadi sasaran empuk hingga 100 kali.

Akibatnya AS pun mengalami kerugian cukup besar atas serangan tersebut.

Baca: [FULL] Video Drone Ofensif Hizbullah Menghantam Barak Ramim Israel, Meledak dalam Sekali Serangan

Dilanisr dari Al Mayadeen, hal itu diungkapkan oleh seorang koresponden Fox News melalui akun X, pada Minggu (17/12).

Pasalnya, serangan ke 100 dari perlawanan Palestina menghantam pangkalan pendudukan AS di ladang minyak al-Omar dan pabrik gas Conoco di timur laut Suriah, pada Sabtu kemarin.

Sebelum serangan tersebut, perlawanan Islam di Irak juga mengumumkan bahwa mereka melakukan 11 operasi terhadap basis pendudukan AS di Irak dan Suriah.

Baca: Penembak Jitu Israel Bunuh Wanita & Anaknya di Gereja, hingga Kepung Biara yang Rawat Disabilitas

Dalam serangan tersebut, Irak mengaku menggunakan puluhan rudal dan drone mematikan.

Diketahui sebelumnya, serangan terhadap militer AS di Irak dan Suriah telah meningkat sebesar 45% sejak akhir November hingga awal Desember.

Faksi-faksi perlawanan Irak pun menyatakan bahwa pasukannya akan terus menyerang posisi AS selama agresi di Gaza berlanjut.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan mereka terhadap warga Palestina.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di english-almayadeen-net dengan judul Pasukan AS menargetkan 100 kali di Suriah dan Irak sejak 17 Oktober: Fox News

Host: Ariska Choirina
VP: Valen

# Amerika Serikat # Suriah # Irak # Israel

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Amerika Serikat   #Israel   #Irak   #Palestina

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved