Mancanegara
Bicara soal Perjanjian Oslo-PM Israel Benjamin Netanyahu Sosok Pencegah Pembentukan Negara Palestina
TRIBUN-VIDEO.COM - Bicara soal Perjanjian Oslo, Perdana Menteri Israel mengatakan bahwa ia menjadi sosok pencegah pembentukan Negara Palestina.
Selain itu, Benny Gantz selaku Menteri Kabinet Perang menyatakan pertarungan lenyapkan Hamas akan terus berlanjut.
Dikutip dari Sky News pada (17/12), kabar-kabar itu diungkap keduanya dalam sebuah konferensi pers.
Netanyahu menyatakan bahwa seusai perang di Gaza selesai, ia akan mendemiliterisasi Gaza dan meminta IDF bertanggung jawab atas keamanan di wilayah itu.
Baca: Mengaku Kehilangan Banyak Pasukan, Perwira IDF Desak Elemen Warga Israel Ikut Perang Lawan Hamas
Ketika ditanyai soal Perjanjian Oslo, Netanyahu menyatakan bahwa ia adalah satu sosok yang mencegah pembentukan negara Palestina.
"Selama 13 tahun Anda menyalahkan saya karena saya adalah orang yang mengekang perjanjian Oslo, bahwa saya mencegah pembentukan negara Palestina," dia berkata.
Ia bahkan menegaskan bahwa itu akan dilakukannya tepat saat ia terpilih menjadi Perdana Menteri Israel.
Buktinya, kini Netanyahu menjabat sebagai perdana menteri, maka ia akan mewujudkan pernyataannya tersebut.
"Ya benar saya mengatakan bahwa ketika saya terpilih menjadi perdana menteri, dalam kampanye pemilu saya, harus ada hubungan timbal balik.
Tak hanya sekedar, tapi Netanyahu bahkan merasa bangga dia menjadi sosok pencegah berdirinya negara Palestina.
Ia beralasan, ia tahu akan menjadi seperti apa negaranya jika Negara Palestina berdiri.
Baca: Petaka Tentara Israel Masuk Jebakan Hamas, Gegara Percaya Hoaks soal Tempat Persembunyian di Gaza
"Jika mereka memberi maka baiklah kita akan memberi, mereka akan menerima, tetapi mereka tidak memberikan apa pun jadi saya sangat bangga telah mencegah berdirinya negara Palestina karena kita tahu seperti apa jadinya nanti.
Di satu sisi, Menteri Kabinet Perang Israel menyatakan bahwa pertempuran di Gaza akan berlarut-larut.
Benny Gantz, anggota oposisi yang berada di kabinet perang pemerintah, mendapat giliran berbicara pada konferensi pers.
Ia menyatakan bahwa Israel harus terus mempimpin pertempuran, bahkan menyebut pertempuran akan terus berlanjut dan berlarut-larut hingga Israel mencapai tujuan utama mereka.
"Ini adalah perang yang sangat menyakitkan dan sulit dan kita harus terus memimpinnya," dia berkata.
"Pertempuran akan terus berlanjut dan berlarut-larut."
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Sky News dengan judul War cabinet minister: 'Fighting will be long-winded',
Host: Yessy Wienata
VP: Dandi Bahtiar
# Hamas # Israel # Palestina # Gaza
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com
Internasional
"UEA BAKAL JADI SASARAN" Iran Beri Peringatan Mematikan Ke UEA Jika Menjadi Alat Kepentingan Israel
6 hari lalu
Tribun Video Update
Peringatan Keras Iran: Jika Tak Ambil Aksi yang Bijaksana, Maka Semua Kepentingan UEA Jadi Sasaran
6 hari lalu
Tribun Video Update
Israel Akui dalam Mode Siaga Tinggi saat Eskalasi di Teluk Meningkat, Antisipasi Perang dengan Iran
6 hari lalu
Tribunnews Update
Intelijen AS Sebut Perkiraan Waktu Iran Membuat Senjata Nuklir Tak Berubah Usai Serangan Terbaru
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.