Mata Lokal Memilih
Saling Tuding antara TKN Prabowo dan Timnas AMIN soal Perubahan Format Debat Cawapres oleh KPU RI
TRIBUN-VIDEO.COM - Perubahan format debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi sorotan.
Berdasarkan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), masing-masing pasangan calon (paslon) hadir bersamaan dalam debat tersebut.
Dalam lima kali debat yang digelar KPU, seluruhnya akan dihadiri secara bersamaan oleh pasangan capres-cawapres.
Tidak ada gelaran debat khusus yang dihadiri hanya oleh Capres saja atau Cawapres saja.
Baca: Di Tengah Polemik Keputusan KPU, Gibran Akui Siap Hadapi Debat Capres-Cawapres: Sudah Disiapkan
Adapun, perubahan format debat tersebut masih menjadi polemik, bahkan kubu pasangan calon (Paslon) saling tuding menyalahkan.
Pertama, TKN Prabowo-Gibran Sebut Format Debat Cawapres Diusulkan Tim Anies-Muhaimin.
Anggota Dewan Pakar Prabowo-Gibran, Dradjad H Wibowo mengatakan usulan format debat Pilpres 2024 adalah usulan perwakilan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Dradjad pun mengaku terkejut saat Anies Baswedan mengatakan dirinya tak menyangka adanya perubahan format itu.
Ia pun menambahkan, bahwa narasi liar berkembang di media sosial, mengarah pada kesan dan fitnah seolah-olah Presiden Jokowi mengintervensi KPU dalam penentuan format debat Capres-Cawapres.
Yakni, seakan-akan sengaja dilakukan untuk memberi keuntungan kepada Prabowo, terkhusus Cawapesnya, Gibran.
Baca: KPU Pastikan Debat Cawapres Tidak Dihapus hingga Media Israel Akui Tentara IDF Menyebarkan Hoaks
“Narasi dan persepsi yang berkembang di pers dan medsos juga liar. Mengarah pada kesan dan fitnah seolah-olah Presiden Jokowi mengintervensi KPU dalam penentuan format debat Capres-Cawapres. Seolah-olah hal itu dilakukan untuk memberi keuntungan kepada pak Prabowo, dan lebih khusus lagi kepada mas Gibran,” kata Dradjad, Minggu (3/12/2023).
Menurut Dradjad, usulan agar Capres dan Cawapres hadir bersama dalam setiap sesi debat itu muncul dalam rapat atau diskusi KPU dengan perwakilan dari ketiga paslon di kantor KPU pada tanggal 29 November 2023.
Dalam rapat tersebut, paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran, diwakili oleh delegasi yang terdiri dari 6 orang dipimpin oleh Burhanuddin Abdullah, Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran.
Berdasarkan notulen internal TKN Prabowo-Gibran, menurut Dradjad, rapat tersebut dibuka Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
Setelah itu dilanjutkan dengan paparan dari KPU mengenai tanggal, tempat, tema, format acara, disain dan susunan acara debat.
Kemudian, perwakilan setiap paslon diberi kesempatan menyampaikan masukan atau usulan.
Menurut Dradjad, perwakilan Anies-Muhaimin menyampaikan beberapa masukan atau usulan.
Baca: KPU Pastikan Debat Cawapres Tidak Dihapus hingga Media Israel Akui Tentara IDF Menyebarkan Hoaks
Salah satunya adalah agar dalam setiap sesi debat, Capres dan Cawapres hadir bersama, pembagian waktu atau porsi berbicara silakan diatur oleh KPU.
“Agar dalam setiap sesi debat, Capres dan Cawapres hadir bersama, pembagian waktu atau porsi berbicara silakan diatur oleh KPU”.
“Usulan ini disampaikan oleh seorang Ibu dari perwakilan Anies-Muhaimin dan dikuatkan oleh rekannya. Notulis kami tidak mengetahui nama keduanya tapi saya yakin KPU mempunyai daftar hadir, atau mungkin rekaman dari rapat tersebut,” papar Ketua Dewan Pakar PAN ini.
Ketika perwakilan Prabowo-Gibran mendapat giliran berbicara, menurut Dradjad, Burhanuddin Abdullah menyampaikan beberapa masukan atau usulan.
Salah satunya adalah menyetujui usulan dari perwakilan Anies-Muhaimin tersebut.
Dengan demikian, Drajad menegaskan bahwa jelas dan gamblang bahwa Presiden Jokowi sama sekali tidak melakukan intervensi urusan debat kepada KPU.
“Dengan demikian, jelas dan gamblang bahwa Presiden Jokowi sama sekali tidak melakukan intervensi urusan debat kepada KPU. Bahkan saya pribadi meyakini Beliau tidak mengetahui tentang adanya usulan tersebut,” kata Dewan Pengarah Relawan PAS-Gibran ini.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TKN Prabowo dan Timnas AMIN Saling Tuding soal Perubahan Format Debat, Benarkah Gibran Diuntungkan?
Host: Nina Agustina
VP: Rania A.
# Timnas AMIN # Pembina TKN Prabowo-Gibran # debat cawapres # KPU RI
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Ijazahnya 'Diotak-atik' Bonatua Silalahi Tanpa Sensor, Jokowi: Senang Dibuka ke Publik
Kamis, 12 Februari 2026
Tribunnews Update
Bonatua Silalahi Kantongi Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Dokumen Pilpres dari KPU RI
Senin, 9 Februari 2026
Terkini Nasional
Alasan KPU RI Tak Bisa Buktikan Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan saat Pilpres
Rabu, 21 Januari 2026
Terkini Nasional
RAHASIA SEGERA TERBONGKAR! KPU RI Akan Bahas Putusan KIP soal Pembukaan Informasi Ijazah Jokowi
Kamis, 15 Januari 2026
Terkini Nasional
KPU Dicecar KIP! Tegas Pertanyakan soal Polemik Salinan Ijazah Jokowi: Jangan Muter-muter Jawabnya
Selasa, 9 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.