TRIBUNNEWS UPDATE
Buntut Dukung Israel, Presiden Jerman Diabaikan 30 Menit di Pintu Pesawat saat Kunjungan di Qatar
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier dipermalukan saat kunjungan ke Qatar.
Ia diabaikan dan dibiarkan menunggu sambutan dari pejabat Qatar selama 30 menit di pintu pesawat.
Pasalnya hal itu merupakan buntut dari dukungan Jerman ke Israel dalam perang di Gaza.
Dilansir dari Islam Times, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (29/11).
Dalam video yang beredar, Presiden Jerman itu tampak menunggu di pintu keluar pesawat dan di bawah terik matahari.
Pasalnya saat itu Steinmeier sudah bersiap untuk turun dari pesawat, namun tidak ada pejabat Qatar yang hadir untuk menyambut kedatangannya secara resmi.
Padahal karpet merah telah digulirkan dan sejumlah prajurit militer Qatar juga sudah bersiap di landasan pacu.
Namun tidak ada satu pun pejabat Qatar yang hadir untuk menyambut kedatangan Steinmeier di Doha.
Dari kabar yang beredar, diabaikannya Presiden Jerman itu karena Jerman mendukung Israel.
Namun pihak Qatar sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut soal kejadian tersebut.
(Tribun-Video.com)
Baca: Netanyahu Samakan Operasi Militer Lawan Hamas di Gaza dengan Perjuangan Melawan Nazi Jerman
Baca: Brigade Al Qassam SIAP PERANG Lagi jika Israel Tolak Gencatan Senjata seusai Israel Buat Drama
Baca: Pemerintah Israel Disebut Menolak Terima 3 Sandera yang Tewas dalam Serangan Udara IDF di Gaza
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Jaksa Soroti Nadiem Makarim Hadir Sidang dengan Tangan Diinfus, Klaim Tak Sesuai Keterangan Dokter
Selasa, 5 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Eks Panglima TNI Gatot Singgung 'Ulama Amplop' jadi Penguasa Politik: Aspek Keislaman Porak-poranda
Selasa, 5 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
KPK Periksa Robby Kurniawan Eks Stafsus Budi Karya Sumadi soal Dugaan Penerimaan Fee Proyek
Selasa, 5 Mei 2026
Mancanegara
"UEA Bakal Jadi Sasaran" Iran Beri Peringatan Mematikan ke UEA Jika Menjadi Alat Kepentingan Israel
Selasa, 5 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Bongkar Agen Mata-mata Ukraina, Tersangka Didakwa Pengkhianatan Kirim Data Militer ke Kiev
Selasa, 5 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.