Kamis, 30 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

1 Orang Tewas Buntut Bentrokan Massa Pro Palestina vs Israel di Kota Bitung, 2 Ormas Sepakat Damai

Minggu, 26 November 2023 19:44 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Massa aksi pembela Palestina dan Israel terlibat bentrokan di Kota Bitung, pada Sabtu (25/11).

Buntut peristiwa bentrokan tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir dari Tribunnews.com, dua kelompok massa di Bitung terlibat bentrok, pada Sabtu (25/11).

Baca: Disambut bak Pahlawan, Puluhan Tahanan Palestina Dibebaskan dari Penjara Israel

Dalam bentrokan tersebut, sekelompok orang juga tampak membawa senjata tajam.

Akibatnya satu orang dilaporkan tewas dan dua mengalami luka.

Diketahui insiden tersebut bermula ketika salah satu kelompok massa menggelar acara budaya dalam rangka peringatan ulang tahun ke-12.

Acara itu pun diklaim telah mendapatkan izin dari pihak berwajib.

Namun saat kelompok massa lain melintasi lokasi acara tersebut, justru terjadi kesalah pahaman.

Baca: Momen Hamas Menggandeng dan Bekali Makanan Para Sandera yang Hendak Dipulangkan ke Israel

Hingga akhirnya berujung bentrokan antar dua kelompok massa.

Meski demikian, Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mengatakan bahwa pusat Kota Bitung telah kondusif.

"Saat ini sekitar pukul 20.00 Wita, pusat Kota Bitung dalam keadaan kondusif dan aman terkendali," kata Maurits Mantiri dalam siaran pers, Sabtu malam.

Terkait hal ini, dua kelompok yang terlibat juga telah sepakat damai.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bentrok 2 Kelompok di Bitung Sulut, Ini Penjelasan Wali Kota

Host: Ariska Choirina
VP: Mellinia Pranandari

# sulawesi # sulawesi utara # bentrok # bitung # israel # palestina # massa # sajam

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Bitung   #bentrok   #Israel   #Palestina

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved