Terkini Daerah
Evakuasi Mahasiswa Pencinta Alam Terjebak Banjir di Tegal, Arus Deras & Batu Licin Jadi Penghambat
arie setyaga
10.07 (16 menit yang lalu)
kepada saya
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 10 orang yang tergabung dalam UKM MAPAKTI (Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Pancasakti) terjebak banjir bandang di Sungai Gung, Bendungan Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah yang terjadi karena intensitas hujan tinggi, Sabtu (25/11/2023).
Saat Tribunjateng.com tiba di lokasi, Tim gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, Basarnas, dan Polsek Balapulang, terlihat masih berusaha mengevakuasi para mahasiswa tersebut dengan bantuan tali tambang, jaket pelampung, topi pengaman dan alat bantu lainnya.
Evakuasi berlangsung dramatis karena arus sungai yang cukup deras ditambah bebatuan besar dan licin yang berada di lokasi, sehingga menyulitkan proses penyelamatan dan membutuhkan waktu lama.
Baca: Ditunjuk Jadi Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat Prabowo-Gibran, Ridwan Kamil: Kami Siap Bertempur
Bahkan satu mahasiswa sempat terlepas dari pegangan tali karena derasnya air sungai.
Beruntung ada tim yang stanby di titik lain, sehingga mahasiswa yang terlepas bisa diselamatkan.
Berkat kerja sama, kekompakan, dan koordinasi yang baik antara tim gabungan dan mahasiswa yang terjebak, akhirnya semua berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Setelah berhasil dievakuasi, semuanya terlihat masih shock atas peristiwa yang mereka alami.
Ditemui di lokasi, Petugas Operator Bendungan Danawarih Ali Imron, menjelaskan kronologi singkat 10 mahasiswa yang terjebak banjir bandang.
Ali menerangkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB sedangkan kondisi hujan sudah terjadi sejak pukul 12.30 WIB.
Baca: Kapal Israel Terbakar Kena Serangan Drone di Laut Arab, Diduga Jadi Sasaran Drone Bunuh Diri
Kemudian hujan semakin deras sampai akhirnya terjadi banjir bandang dan membuat 10 mahasiswa terjebak.
Menurut informasi yang ia peroleh, 10 orang tersebut merupakan mahasiswa yang tergabung dalam UKM MAPAKTI (Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Pancasakti) Tegal.
"Menurut informasi yang saya dapat, 10 mahasiswa tersebut sedang survei lokasi untuk kegiatan pecinta alam. Kemudian terjebak banjir bandang sampai akhirnya dibantu oleh tim gabungan. Semuanya laki-laki dan dalam kondisi selamat," ungkap Ali Imron, pada Tribunjateng.com.
Mengetahui ada 10 orang terjebak, Ali Imron mengaku langsung melaporkan kejadian kepada BPBD Kabupaten Tegal.
Tidak lama, tim langsung meluncur ke lokasi bersama Basarnas, PMI Kabupaten Tegal, Polsek Balapulang, dan pihak Desa.
Semuanya langsung tanggap mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan evakuasi dan penyelamatan.
"Jadi saat hujan sekitar pukul 12.30 WIB, 10 orang ini masih di lokasi survei. Nah karena hujan semakin deras, akhirnya terjadi banjir bandang yang mengakibatkan mereka terjebak. Ya tadi proses evakuasi cukup lama karena baru selesai sekitar pukul 18.00 WIB," jelasnya.
Baca: Ridwan Kamil Targetkan Perolehan Suara Prabowo-Gibran di Jawa Barat Sebesar 60 Persen
Ali menuturkan, aliran sungai gung di Bendungan Danawarih ketika musim hujan sering terjadi banjir bandang.
Namun pada saat peristiwa terjebaknya mahasiswa, dikatakan Ali masih tergolong banjir kecil karena belum mencapai 1,5 meter.
"Kalau tadi banjir kisaran 50 cm, ya statusnya siap. Tapi karena arus air nya deras dan banyak bebatuan besar plus licin alhasil menyulitkan proses evakuasi dan membutuhkan waktu lama," ujar Ali.
Sementara itu, Bhabinkamtibas Polsek Balapulang Bripka Budi Hermanto, menjelaskan awal mengetahui peristiwa yang menimpa mahasiswa UPS tersebut dari laporan warga Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.
Awalnya laporan yang masuk menyebut ada sekitar 10 orang yang sedang mencari jalur atau rute untuk kegiatan pecinta alam dari UPS Tegal.
Setelah beberapa waktu mencari rute, ternyata hujan deras dan sampai akhirnya terjadi banjir bandang yang mengakibatkan 10 mahasiswa ini kesulitan untuk menyeberangi sungai karena arus sangat deras.
"Jumlah korban sebanyak 10 orang dari mahasiswa UPS Tegal. Terjebak mulai sebelum hujan sekitar pukul 12.00 WIB sampai 18.00 WIB. Semuanya dalam kondisi selamat tanpa luka-luka berat. Ya setelah ini korban dibawa ke Polsek Balapulang untuk dimintai keterangan lebih lanjut," terang Bripka Budi. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Dramatis! Potret Detik-detik Evakuasi 10 Mahasiswa Terjebak Banjir Bandang di Tegal
# mahasiswa # pencinta alam # Terjebak banjir # Tegal
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribun Jateng
TRIBUNNEWS UPDATE
Demo Mahasiswa Bertajuk 'Papua Darurat Militer' Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Senin, 27 April 2026
Tribunnews Update
Demo Mahasiswa Bertajuk 'Papua Darurat Militer' di Waena Ricuh, Polisi Lepaskan Gas Air Mata
Senin, 27 April 2026
Nasional
Gubernur Kaltim Asyik Main HP saat Didemo Mahasiswa Kembali Viral, Rudy Masud Ditegur Mahasiswa
Kamis, 23 April 2026
LIVE UPDATE
Aksi Damai Hari Kartini di Bojonegoro: Perjuangan Belum Usai Seruan Perempuan Bebas dari Kekerasan
Rabu, 22 April 2026
LIVE UPDATE
UI Perketat Pengamanan Peserta Tes UTBK-SNBT 2026, Pakai Metal Detector Demi Antisipasi Kecurangan
Selasa, 21 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.