Minggu, 26 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Wali Kota Bitung Gerak Cepat seusai 2 Kelompok Massa Bentrok, Gelar Dialog hingga Capai Kesepakatan

Minggu, 26 November 2023 08:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wali Kota Bitung Maurits Mantiri gerak cepat seusai bentrok terjadi di Kota Bitung pada Sabtu (25/11) sore.

Perlu diketahui bentrok itu terjadi antara 2 organisasi masyarakat (ormas) di Bitung Sulawesi Utara.

Seusai bentrok tersebut, perwakilan dari dua kelompok massa melakukan kesepakatan damai.

Adapun kesepakatan damai itu diinisai oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Kerjasama Antarumat Beragama (BKSUA) Kota Bitung.

Kedua perwakilan kelompok massa ini sempat melakukan dialog yang dimoderasi oleh Wali Kota Bitung dan pemuka agama setempat.

Seusai mendapat solusi, kedua perwakilan ormas ini menandatangani kesepakatan damain itu.

Baca: 2 Kelompok Massa Bentrok di Bitung Sulut, Ada yang Bawa Atribut Mirip Bendera Israel

Baca: Kronologi Bentrok Kelompok Massa Pro Palestina Vs Israel di Kota Bitung hingga Bawa Senjata Tajam

Disiarkan langsung oleh facebook Tribun Manado, kesepakatan damai itu berisi 3 poin.

Yang pertama Kota Bitung dalam keadaan aman dan damai, dua menangkal berita hoax dan berita-berita yang memprovokasi.

Terakhir, masyarakat adat Minahasa dan BSM bersatu padu dan menyatakan tidak ada konflik lagi, serta mengedepankan kedamaian diatas segala-galanya.

Lantas, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri menghimbau masyarakat Kota Bitung untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif.

Maurits Mantiri mengajak agar foto dan video yang dapat memprovokasi berbagai pihak tidak diunggah di media sosial.

(Tribun-Video.com/Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusuh 2 Kelompok di Bitung Sulut, Massa Sempat Memanas dan Bawa Sajam, Ini Kata Polisi dan Wali Kota

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved