Senin, 20 April 2026

TRIBUN-VIDEO UPDATE

Israel Disebut Khawatir dengan Banyaknya Kibaran Bendera Hamas saat Pembebasan Sandera di Tepi Barat

Sabtu, 25 November 2023 17:09 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Israel-Hamas sepakat melakukan gencatan senjata dengan syarat adanya penukaran sandera.

Namun, dalam aksi penyambutan tahanan di dekat penjara Ofer di Tepi Barat justru diwarnai tembakan gas air mata.

Dikutip dari Sky News pada (25/11), disaat massa yang menunggu pembebasan semakin banyak dan mulai kacau.

Kemudian, ditanggapi dengan “tegas” oleh militer Israel menggunakan gas air mata, granat kejut, dan kemungkinan peluru tajam untuk mendorong orang-orang kembali dalam keadaan normal.

Baca: Israel Disebut Beri Ancaman terhadap Tahanan Palestina Sebelum Dibebaskan, Sebut akan Dipenjara Lagi

Informasi itu dikatakan oleh editor urusan internasional Sky News Dominic Waghorn.

Menurutnya, yang memicu respons terkuat dari pasukan Israel, lantaran banyaknya bendera Hamas dikibarkan di jalan hingga menyulut nyanyian pro-Hamas.

"Apa yang memicu respons terkuat dari pasukan Israel adalah ketika sejumlah bendera hijau Hamas dikibarkan di jalan dan menjadi “titik berkumpulnya nyanyian pro-Hamas”, katanya.

Lanjutnya, ada sebuah aksi kemarahan yang terjadi di sekitar kendaraan Palang Merah.

Baca: Thailand Mengonfirmasi 10 Warganya Masuk dalam Pertukaran Pertama Kesepakatan Gencatan Hamas-Israel

Di satu sisi, terlihat salah satu sandera yang dibebaskan Israel memberi isyarat dengan membuat hufuf V dengan dua jarinya.

Disebut Sky News bahwa itu menjadi salah satu tanda kemenangan.

Sky News juga menyebut bahwa, hal yang paling mengkhawatirkan bagi Israel adalah bendera Hamas dibawa ke atas gerbong dan dikibarkan.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Sky News dengan judul Eyewitness: Palestinian prisoners leave coach as Israelis 'fire round after round of tear gas'

Host: Yessy Wienata
VP: Ananda Bayu S

# Israel # Khawatir # Bendera Hamas # Pembebasan sandera # Tepi Barat

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved