Rabu, 8 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Pangkalan Militer AS di Suriah Diserang Lagi, 4 Roket Menghantam hingga akibatkan 10 Tentara Terluka

Jumat, 24 November 2023 13:11 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Pangkalan militer Amerika Serikat, di ladang gas Koniko, di timur Suriah, menjadi sasaran serangan empat roket.

Kantor berita Rusia, Sputnik, Kamis (23/11/2023) mengutip sumber media Suriah, mengabarkan, pangkalan militer AS, di Provinsi Deir Ezzor, di timur Suriah, diserang.

Sebelumnya pada Minggu dinihari, media-media Suriah, melaporkan serangan beruntun ke pangkalan-pangkalan militer AS, di timur Suriah, dan serangan roket ke pangkalan AS di Koniko.

Beberapa jam kemudian, konsentrasi pasukan Amerika Serikat, di pangkalan militer Al Tanf, timur Suriah, juga diserang dua pesawat tanpa awak.

Seorang pejabat AS, baru-baru ini mengabarkan terlukanya sejumlah tentara negara ini akibat serangan hari Senin, oleh pasukan perlawanan ke pangkalan militer AS, di Irak.

Sepuluh tentara terluka akibat terkena sasaran serangan rudal.

"Pasukan kami di pangkalan militer Ain Al Assad, Irak, menjadi sasaran serangan rudal yang menyebabkan 10 tentara terluka," katanya.

Deputi Juru bicara Departemen Pertahanan AS, Sabrina Singh mengonfirmasi serangan berulangkali ke pangkalan-pangkalan militer negara ini di Timur Tengah, sejak perang Israel, ke Gaza dimulai, yang menyebabkan 62 tentara terluka.

Baca: Israel Boncos Perang di Gaza dan Merugi hingga 48 Miliar Dolar, Sisa Beban Ditanggung AS

Baca: DIMULAI PUKUL 7, Israel-Hamas Sepakati Gencatan Sementara di Gaza, Berlangsung 4 Hari

Sebelumnya, pada Kamis (9/11/2023), Pangkalan militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan dibombardir serangan dalam sebulan terakhir.

Ini terjadi di tengah gempuran Israel ke Gaza, Palestina, yang telah menewaskan sedikitnya 10.500 orang.

Setidaknya ada 38 kali serangan drone dan roket dalam waktu kurang dari sebulan.

Termasuk enam serangan dalam dua hari terakhir, di Irak dan Suriah.

Sebagian besar serangan ini telah digagalkan oleh militer AS atau gagal mencapai sasarannya.

Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan infrastruktur.

Namun beberapa serangan telah melukai 46 personel militer AS.

Jumlah ini dua kali lipat jumlah cedera yang dilaporkan dalam serangan-serangan sebelumnya.

"Ini bisa berupa terkena pecahan peluru, sakit kepala, lubang di gendang telinga, tinitus (telinga berdeging), hingga cedera di pergelangan kaki," kata sekretaris pers Pentagon Brigadir Jenderal Pat Ryder.

"Ada pula yang terkena cedera otak traumatis," tegasnya.

Secara rinci disebut ada empati serangan yang membuat luka serius pasukan AS.

Yakni serangan drone di di Pangkalan Udara Al-Harir di Irbil, di mana drone jatuh sebelum meledak, lalu dua serangan multidrone di Pangkalan Udara Al-Asad di Irak barat dan serangan multidrone di garnisun Al-Tanf di Suriah.

"Semua personel yang terluka kembali bertugas setelah mengalami cedera," kata Ryder lagi.

"Namun, dua personel AS yang telah dirawat karena cedera otak traumatis dan kembali bertugas kemudian dikirim ke Landstuhl Regional Medical Center di Jerman untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di basnews.com dengan judul Rocket Attack Targets US Base in Syria: Source

# Israel  # Palestina # Irak # Suriah # Amerika Serikat

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Israel   #Palestina   #Irak   #Suriah   #Amerika Serikat

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved