Selasa, 20 Januari 2026

Suara Politik

PDIP: Pak Sandi Pinter Tafsirkan Harga, Tapi Salah!

Minggu, 25 November 2018 15:26 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM - PDI Perjungan menyidir pasangan capres/cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang terus menyoal harga-harga kebutuhan pokok masyarakat.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut, sejumlah peryataan Sandiaga Uno tentang harga-harga kebutuhan pokok yang kerap di bandingkan dengan harga komuditas lainnya.

Hal itu disampaikan Hasto saat pidato di acara Bimbingan Teknis kader PDIP di Grand Paragon Hotel, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2018).

Baca: Jadi Koki Dadakan, Menteri Susi Masak Kakap Pindang Gunung

Baca: Lewat Lagu Jokowi Wae Sekjen PDIP Goyang Pangandaran

Baca: Anies Baswedan Datang ke Pernikahan Baim Wong dan Paula: Mantan Presiden Harus Kurangi Main Game

"Ini Pak Sandi kok pintar sekali menafsirkan harga, harga nasi goreng lima puluh ribu (rupiah) bisa dipakai untuk belanja, meskipun semuanya salah tafsiran harga itu, saudara sekalian," kata Hasto.

Hasto mengatakan, seharusnya menjadi pemimpin seharusnya lebih menonjolkan tanggung jawab, selain juga memerlukan kesadaran terhadap kebudayaan Indonesia.

Selain itu, pemimpin juga tidak boleh merendahkan rakyat apalagi dengan menyebut istilah 'tampang Boyolali' sebagai istilah untuk merendahkan.

Ia juga menyindir peryataan Prabowo yang merendahkan profesi pengemudi ojek.

"Menjadi pemimpin itu tidak boleh menghina profesi tukang ojek. Menjadi pemimpin itu harus menggelorakan martabat dan kehormatan rakyat, apa pun profesinya," terang Hasto. (*)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #PDIP   #Sandiaga Uno

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved