Tribunnews Update
IDF 'Diteror' Media Internasional Buktikan Markas Hamas di RS Al Shifa, Militer Israel Frustasi
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Israel menuduh media Internasional tidak sabar atas kurangnya bukti terkait tudingan yang menyebut markas Hamas yang ada di RS Al Shifa.
Mereka menyebut bahwa tekanan internasional meningkat terhadap Israel untuk mengungkap bukti tersebut.
Tuntutan bukti tersebut, diakui oleh tentara Israel telah membuat mereka merasa frustasi.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara pasukan pertahanan Israel (IDF) Letnan Kolonel Richard Hecht pada Jumat (17/11) kepada wartawan.
Baca: Bahrain, Jadi Negara Arab Pertama yang Menyerukan Hamas untuk Mengalah
Diketahui bawha IDF menyerbu masuk RS al Shifa untuk pertama kalinya pada Rabu pekan lalu di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Hamas.
Para pejabat Israel mengklaim bahwa kompleks medis yang luas itu digunakan Hamas sebagai perlindungan bagi basis operasi bawah tanah yang signifikan.
Selam tiga hari penggrebekan, IDF telah menunjukkan rekaman beberapa senjata dan peralatan yang diyakini milik Hamas di lokasi itu.
Kemudian mereka juga menemukan sebuah lubang di sekeliling rumah sakit yang diyakini terowongan Hamas.
Baca: Eks Komandan Iran: Hamas Tidak Sendirian di Gaza, Kelompok Perlawanan akan Bantu Beberapa Hari Lagi
Namun bukti-bukti itu ditepis pihak rumah sakit dan diragukan oleh banyak pihak.
Terlebih IDF telah ketahuan membuat propaganda kotor yang tidak valid.
Namun ketika tekanan dari media internasioanl meningkat kepada Israel untuk membuktikan tudingannya itu, IDF justru mengaku frustasi.
Hecht pun mengaku bahwa hal itu membutuhkan waktu karena seperti menemukan jarum di tumpukan jerami.
Baca: Rekaman Detik-detik 4 Tentara Israel Tidur Pulas, Tak Sadar Dibidik Hizbullah: Jangan Hidup Damai!
Ia pun menyebut bahwa operasi di Gaza akan panjang dan memakan waktu.
Hecht juga menyampaikan minta maaf kepada media karena tidak memenuhi timeline berita.
“Kami mungkin terjebak dalam perangkap itu,” kata Hecht, seperti dikutip Newsweek, Senin (20/11/2023).
“Mungkin pihak militer lain akan berkata, 'Ini adalah proses yang panjang, kami mendapat kecaman'. Hal ini membutuhkan waktu, seperti menemukan jarum di tumpukan jerami, menemukan batangnya," paparnya.
“Ini adalah operasi militer yang panjang, akan memakan waktu, juga dengan terowongan. Saya berkata kepada salah satu jurnalis tadi malam, 'Saya minta maaf karena saya tidak memenuhi timeline berita Anda. Saya tidak bisa cepatlah menunjukkan kepada Anda kantor [Pemimpin Hamas di Gaza Yahya] Sinwar'," imbuh Hecht.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul IDF Asks for 'Patience' Amid Search for Alleged Hamas HQ at Shifa Hospital
Host: Alexa Dhea
VP: Dharma
# IDF # diteror # Media Internasional # markas Hamas # Rumah Sakit al-Shifa # Militer Israel
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
UNIFIL Murka! Militer Israel Hancurkan 17 CCTV Markas Besar Pasukan PBB di Lebanon
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Pangkalan Militer AS Dibom, Trump Ledakkan Pesawatnya Sendiri, 15 Tentara Sekarat
4 hari lalu
Mancanegara
Markas PBB Diserang! UNIFIL Bereaksi Keras atas Perusakan CCTV oleh Militer Israel di Lebanon
4 hari lalu
Mancanegara
Hizbullah Hantam Kapal Israel dengan Rudal Jelajah, IDF Sebut Kapal yang Diserang Milik Inggris
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rudal Iran Tepat Sasaran! Pabrik Produksi Drone Israel Hancur Dirudal, Kawah Besar Terbentuk
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.