Rabu, 22 April 2026

BREAKING NEWS

PM Netanyahu 'Diserang' Skandal Baru seusai Tersandung Dugaan Korupsi di Tengah Perang Israel-Hamas

Senin, 20 November 2023 15:14 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali disorot lantaran tersandung kasus mega korupsi.

Bahkan unjuk rasa besar-besaran di Israel sempat mengemuka agar Netanyahu diadili.

Pada 2019 lalu, Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit mendakwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan tiga skandal termasuk menerima suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.

Netanyahu didakwa menerima ratusan ribu dolar sampanye dan cerutu dari miliarder Arnon Milchan dan James Packer yang diperkirakan senilai 200 ribu dolar AS.

Baca: Puluhan Bayi Prematur Dievakuasi dari RS Al-Shifa di Gaza & Kehilangan Orangtuanya

Tuduhan lainnya Netanyahu didakwa meloloskan kemudahan aturan untuk bisnis telekomunikasi milik Shaul Elovitch, rekannya.

Pertengahan 2023 tahun ini, skandal korupsi Netanyahu kembali mencuat.

Netanyahu merupakan satu-satunya Perdana Menteri Israel terlama yang menjabat dari 1996 hingga 1999 dan dari 2009 hingga 2021.

Sebelumnya diketahui, kasus korupsi Netanyahu tidak muncul lagi setelah Israel melakukan agresi militer ke Gaza, Palestina.

Seperti diketahui, Israel melakukan serangan militer besar-besaran sejak Sabtu 7 Oktober 2023 lalu.

Serangan itu diklaim sebagai belasan atas tindakan Kelompok Hamas yang menembaki ribuan orang yang yang menghadiri pada sebuah festival musik di Israel.

Penembakan oleh kelompok Hamas ini memicu serangan balasan yang brutal dari tentara Israel ke Jalur Gaza Palestina.

Akibat serangan Hamas di festival musik itu, dilaporkan ratusan orang meninggal.(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejak Israel Gempur Gaza, Skandal Korupsi PM Netanyahu Tenggelam, Tapi dapat Masalah Baru.

Download TribunX untuk Informasi lebih lengkap 

# Benjamin Netanyahu # korupsi # Perang Israel-Hamas

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved