Konflik Palestina Vs Israel
Hamas-Israel Belum Sepakat 'Setop' Perang 5 Hari, AS: Kami Bekerja Keras Mencapai Kesepakatan
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) berujar masih mengupayakan tercapainya kesepakatan antara Israel dan Hamas.
Hal itu diungkapkan setelah dilaporkan adanya perjanjian tentatif untuk membebaskan perempuan dan anak-anak yang disandera di Gaza dengan imbalan jeda pertempuran.
"Kami belum mencapai kesepakatan, namun kami terus bekerja keras untuk mencapai kesepakatan," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Adrienne Watson melalui media sosialnya X sebagai tanggapan terhadap Washington Post, Minggu (19/11/2023).
Diketahui Washington Post mengatakan detail dari 6 halaman perjanjian terkait pembebasan sandera.
Baca: Brigade Al-Qassam Habisi 6 Tentara Israel dari Jarak Nol di Tenggara Kota Gaza: Pakai Senapan Mesin
Dimulai dalam beberapa hari dan juga bisa mengarah ke jeda keberlanjutan pertama pada konflik di Gaza.
Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, surat kabar itu mengatakan semua pihak akan menghentikan operasi tempur setidaknya selama lima hari.
Sementara beberapa sandera dibebaskan secara bertahap dengan pengawasan dari atas untuk memantau pergerakan untuk mengawasi jeda tersebut.
Namun Gedung Putih dengan cepat merespons pada Sabtu malam dengan pesannya pada X untuk menolak adanya terobosan besar.
Diketahui, Israel berjanji untuk menghancurkan Hamas sebagai tanggapan terhadap serangan 7 Oktober.
Yang menurut para pejabat Israel menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar adalah warga sipil, dan menyebabkan sekitar 240 orang disandera.
Serangan udara dan darat yang tiada henti dari tentara Israel telah menewaskan 12.300 orang, lebih dari 5.000 di antaranya adalah anak-anak.
Data tersebut tercatat sejak 2007.
Baca: Iran Lagi-lagi Tebar Ancaman, Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah II Momok Baru bagi Israel di Gaza
Penasihat utama Presiden AS Joe Biden untuk Timur Tengah mengatakan pada Sabtu pagi bahwa akan ada 'jeda yang signifikan' dalam perang jika sandera yang ditahan oleh militan di Gaza dibebaskan.
Pembebasan sejumlah besar sandera akan menghasilkan jeda yang signifikan dan gelombang bantuan kemanusiaan yang besar.
McGurk mengatakan Biden telah membahas masalah tersebut pada Jumat malam dengan penguasa negara Teluk Qatar, yang memimpin upaya mediasi menuju gencatan senjata dan pembebasan para tawanan.
Minggu ini Biden mengatakan dia 'sedikit berharap' mencapai kesepakatan untuk membebaskan para sandera, yang diyakini mencakup sekitar 10 warga negara AS.
Diketahui, Israel menolak untuk mengindahkan seruan gencatan senjata sebelum semua sandera dibebaskan.
(Tribun-Video.com/ Washingtonpost.com)
Artikel ini telah tayang di Washingtonpost.com dengan judul U.S. close to deal with Israel and Hamas to pause conflict, free some hostages
Host: Yustina Kartika
VP: Ika Vidya
# konflik Hamas-Israel # genjatan senjata # Konflik di Gaza # perang
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Sumber Lain
Tribun Video Update
AS-Israel Gagal di Beberapa Zona Perang: Keruntuhan Itu Nyata, Dominasi Tak Lagi Kuat di Kawasan
4 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Siapkan Jalur Aman Kapal Internasional di Selat Hormuz, Syaratnya Tergantung Kesepakatan AS
4 hari lalu
Tribunnews Update
Kota-kota Israel Mencekam Jelang Gencatan Senjata! Rentetan Rudal Hizbullah Meledak di Permukiman
4 hari lalu
Tribun Video Update
Gelombang Kemarahan Landa Israel, Netanyahu Disebut Telah Menyerahkan Diri Sepenuhnya kepada Iran-AS
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.