TRIBUNNEWS UPDATE
Ratusan Warga Israel Ngamuk! Kepung Rumah PM Netanyahu dan Tuntut Pembebasan Sandera
TRIBUN-VIDEO.COM - Keluarga sandera Israel yang ditahan Hamas kembali ngamuk kepada PM Benjamin Netanyahu.
Sebab sejak kerabat mereka disandera, pemerintah Israel tak kunjung menjamin kebebasan para sandera.
Sebagai bentuk protes, ratusan warga Israel itu jalan kaki selama lima hari menuju rumah Netanyahu.
Setelah berjalan selama lima hari, warga Israel kemudian mengepung rumah Netanyahu.
Mereka mengecam Netanyahu yang tak kunjung menjamin pembebasan kerabat mereka.
Baca: Propaganda Busuk Zionis Terbongkar! Israel Pura-pura Bantu Pria Tua ke Gaza Selatan lalu Menembaknya
Baca: Israel Gelar Operasi Tepat Sasaran di RS Al-Shifa, Kerahkan Militer Terlatih Khusus Memburu Hamas
Padahal militer Israel yang diperintahkan untuk menghancurkan Hamas telah masuk ke Gaza beberapa waktu lalu.
Para pendemo di kediaman Netanyahu itu pun menuntut pemerintah untuk segera bertindak dan menjamin pembebasan kerabat mereka.
Terlebih Netanyahu juga tegas menolak gencatan senjata.
Diketahui sebelumnya, Hamas telah menyandera sekira 240 orang sejak 7 Oktober silam.
Para tawanan itu berusia antara sembilan bulan hingga 85 tahun dan diyakini ditahan di terowongan jauh di bawah Jalur Gaza.
(Tribun-Video.com)
#israel #gaza #palestina #israelpalestineconflict #hamasvsisrael #netanyahu
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Penampakan Kota Terbesar Israel Terbakar Membara seusai Kilang Minyak di Haifa Dibom Rudal Iran
Senin, 30 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Kebakaran Besar di Israel, Rudal Iran Menghantam Pusat Kimia Utama di Dekat Beersheba
Senin, 30 Maret 2026
Nasional
Serangan Iran Picu Kepanikan di Parlemen Israel, Sidang Knesset Dihentikan
Senin, 30 Maret 2026
Internasional
IRAN BERDUKA! Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kedubes Iran: Kami Berbelasungkawa untuk Indonesia
Senin, 30 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Prajurit TNI Gugur di Tengah Konflik Israel Hizbullah di Lebanon, Sekjen PBB Mengutuk Keras Insiden
Senin, 30 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.