Sabtu, 11 April 2026

Opini Tokoh

Sekjen PDIP Jawab Kritik Prabowo soal Kebijakan Ekonomi Jilid 16

Kamis, 22 November 2018 19:09 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUN-VIDEO.COM - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menilai kritikan calon preiden 02 Prabowo Subianto soal paket kebijakan ekonomi jilid 16 yang diluncurkan pemerintah, hanya retorika.

Prabowo mempersoalkan paket kebijakan yang dianggap memberi peluang kepada pihak asing untuk masuk dan menguasai sektor industri di dalam negeri.

"Ya, itu adalah retorika yang selalu disampaikan oleh pak Prabowo," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Hasto menerangkan, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla telah melakukan upaya serius dengan kerja nyata. Ia menyontohkan PT Pertamina (Persero) mengalahkan PT Chevron Pacific Indonesia dengan menguasai blok migas raksasa di Rokan, Riau.

Hal yang sama juga terjadi dengan blok mahakam. Kemudian, Indonesia juga menguasai 51 persen saham Freeport.

"Itu merupakan upaya-upaya sangat serius. Indonesia tidak hanya dibangun dengan retorika, tapi dengan kerja nyata," kata Hasto.

Baca: Ditembak dalam Perjalanan, Pengantin Pria Tetap Langsungkan Prosesi Pernikahan meski Terluka

Baca: Rita Pranata: Beragama Harus Tumbuh dengan Kesadaran Tidak Paksaan

Baca: Konser saat Hamil dan Bawakan 19 Lagu, Raisa Kelelahan

Hasto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDIP, meminta Prabowo tak asal menyebut Indonesia menyerah kepada pihak asing.

Ia mengatakan Prabowi harus obyektif dalam memberikan penilaian, tak sekedar hanya mencela.

Hasto mempertanyakan apa saja keberhasilan Prabowo saat menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia dan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

"Kalau mencela kami pun juga bisa melakukan hal yang sama. Apa yang dilakukan pak Prabowo ketika menjadi Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar? Ketika memegang HKTI? Apa yang beliau lakukan?" ucap Hasto.

Hasto menjelaskan, paket kebijakan ekonomi jilid 16 yang diluncurkan pemerintah untuk merespon berbagai kritik mengenai pembangunan di Indonesia. Setelah infrastruktur tengah dibangun, ucap Hasto, pemerintahan Jokowi-JK berupaya mengintegrasikannya dengan perekonomian global.

"Mau tidak mau perekonomian kita sudah terintegrasi dengan perekonomian global," ucap Hasto. (*)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Dennis Destryawan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved