Opini Tokoh

Kaesang Disebut Pelit karena Tak Pakai Garpu Plastik demi Lingkungan, Susi Pudjiastuti: Enggaklah

Kamis, 22 November 2018 13:11 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti membela Kaesang Pangarep karena sudah tidak memakai garpu plastik untuk Sang Pisang.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitter-nya, @susipudjiastuti, pada Rabu (21/11/2018).

Bermula dari akun @tarayuliaputri, yang protes karena beli Sang Pisang tidak mendapatkan garpu.

"Nih bang @kaesangp Aku udah beli. Tapi ga dapet garpunya, padahal beli ini biar dapet garpunya," tulis akun @tarayuliaputri.

Kaesang pun menjawab bahwa sekarang Sang Pisang sebisa mungkin mengurangi pemakaian garpu plastik.

Baca: Jokowi Beli Oleh-oleh untuk Jan Ethes dan Sedah Mirah, Kaesang: Saya Bisa Beli Sendiri Kok

Menurutnya, garpu plastik akan membahayakan lingkungan.

"Kami ingin mencoba untuk tidak menggunakan garpu plastik ato setidaknya mengurangi pemakaiannya. Garpu plastik cukup bahaya untuk lingkungan kita," balas Kaesang.

Susi pun setuju dengan pendapat Kaesang.

"Setuju," balas Susi.

Akun @8belasplus kemudian membalas bahwa pernyataan Kaesang tersebut bohong.

Ia mengatakan bahwa Kaesang pelit tidak mau menganggarkan dana pengganti garpu.

"Boong bu, alesan itu dia pelit gamau nganggarin ganti nya pake tusuk gigi kayu atau apa. Duit nya buat buka cabang di spore," tulis akun @8belasplus.

Menteri Susi lalu mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar dan mengapresiasi Kaesang.

Baca: Paus 9,5 Meter Mati Terdampar di Wakatobi, Terdapat Sampah 5,9 Kg di Perut, dari Botol hingga Karpet

Dia kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk mengurangi pemakaian plastik.

"Nggaklah.. memang anak muda sekarang perduli dengan lingkungan. Ayo kita stop pemakaian plastik sekali pake !!" tulis Susi.

Sebelumnya, Susi menuliskan peringatan kepada masyarat terkait kasus paus sperma yang mati di Wakatobi.

Ketika pihak berwenang melakukan pembedahan di perut, mereka menemukan sampah plastik yang beratnya mencapai 5,9 kilogram.

Sampah plastik tersebut terdiri dari plastik keras (19 pcs, 140 gr), botol plastik (4 pcs, 150 gr), kantong plastik (25 pcs, 260 gr), sandal jepit (2pcs, 270 gr), didominasi oleh tali rafia (3,26 kg) dan gelas plastik (115 pcs, 750 gr).

Simak video di atas!(Tribun-Video.com/Aprilia Saraswati)

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Aprilia Saraswati
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved