TRIBUNNEWS UPDATE
Keluarga di Gaza Harus Rela Mandi dan Mencuci Pakaian di Laut yang Tercemar, Imbas Blokade Israel
TRIBUN-VIDEO.COM - Warga Gaza saat ini masih dikepung oleh serangan tentara Israel.
Di tengah gempuran bom, warga Gaza juga mengalami krisis pangan hingga air.
Hal itu lantas membuat para warga mandi dan mencuci di laut yang tercemar.
Dikutip dari Aljazeera, Israel terus-terusan membombardir wilayah Gaza.
Baca: Berhasil Buat Israel Gelagapan, Hamas Disebut Lakukan Pelatihan Badai Al-Aqsa sejak 10 Tahun Lalu
Bahkan, tentara Zionis juga memutus aliran listrik dan mencegah bahan bakar masuk.
Rupanya, derita rakyat Gaza tak berhenti di situ saja.
Mereka juga kekurangan air untuk mandi serta minum sehari-hari.
Bahkan, di sejumlah pengungsian, 600 warga harus saling bergantian menggunakan satu toilet.
Di sisi lain, ada pula warga yang mengungsi di sebuah sekolah yang ada di dekat Laut Mediterania.
Baca: Pasukan IDF Cari Terowongan Bawah Tanah Hamas seusai Tembus Jantung Gaza, Netanyahu Beri Pesan
Karena kurangnya air bersih, sudah menjadi kebiasaan bagi beberapa keluarga untuk pergi ke laut.
Di sana, mereka berenang, mandi, dan juga mencuci pakaian.
Padahal, air laut Mediterania itu sudah tercemar.
Penggunaan air laut untuk kehidupan sehari-hari juga membuat sejumlah anak-anak menderita penyakit diare, batuk, dan pilek.
(Tribun-Video.com/Iraka)
Artikel ini telah tayang di aljazeera.com dengan judul ‘No running water’: War-displaced Gaza families bathe, wash in polluted sea
Host: Iraka
VP: Valen
# Hamas # Gaza # Palestina # Israel
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Ancaman Kedaulatan di Balik Blanket Overflight, Pakar: Indonesia Berisiko Dipandang Sekutu AS
52 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Anggota DPR Polandia Bentangkan Bendera Israel dengan Simbol Nazi saat Sidang, Tel Aviv Marah Besar
53 menit lalu
Berita Terkini
Tak Mau Damai! Netanyahu Tetap Siap Serang Iran Meski Mediasi AS Mencapai Titik Terang
2 jam lalu
Mancanegara
Iran Diam-diam Tak Ungkap Pangkalan Udara Bawah Tanahnya Rusak Diserang sejak Maret 2026
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.