Senin, 13 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

IDF Mengklaim Sukses Bunuh Komandan Batalyon Hamas, Wael Asefa di Brigade Kamp Pusat, Deir al-Balah

Rabu, 8 November 2023 12:15 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Pada Senin (6/11/2023), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa seorang komandan batalyon Hamas, telah terbunuh di Jalur Gaza.

Adapun, komandan bernama Wael Asefa itu, merupakan orang yang bertugas di Deir al-Balah Hamas di Brigade Kamp Pusat.

Dilansir dari Tass.com pada Selasa (7/11), IDF menyebut bahwa jet tempur IAF yang diarahkan oleh intelijen ISA dan IDF berhasil membunuh komandan Hamas tersebut.

“Semalam, sebuah jet tempur IAF, yang diarahkan oleh intelijen ISA dan IDF, membunuh Komandan Batalyon Deir al-Balah Hamas di Brigade Kamp Pusat, Wael Asefa. Asefa, bersama dengan komandan Brigade Kamp Pusat lainnya, bertanggung jawab atas serangan tersebut. mengirim teroris Hamas "Nukhba" ke wilayah Israel selama pembantaian biadab pada 7 Oktober. Setelah pembantaian itu, dia merencanakan serangan teroris tambahan," kata IDF.

Lebih lanjut, menurut IDF, Wael Asefa menjalani hukuman penjara dari tahun 1992 hingga 1998. 

Hal itu karena keterlibatannya dalam serangan teror terhadap komunitas Israel.

Baca: Israel Jatuhkan 35 Ribu Ton Bahan Peledak di Gaza, Kekuatan Setara Bom Nuklir AS di Hiroshima 1945

Seperti diketahui, ketegangan tengah berkobar di Timur Tengah setelah militan Hamas dari Jalur Gaza menyerang wilayah Israel pada (7/10) lalu.

Serangan itu, menewaskan banyak warga Israel yang tinggal di permukiman dekat perbatasan.

Selain itu, Hamas juga menculik lebih dari 200 orang di Israel, termasuk anak-anak, wanita, dan orang tua.

Adapun, Hamas memandang serangannya sebagai respons atas langkah otoritas Israel terhadap Masjid Al-Aqsa di Temple Mount Yerusalem.

Hingga kemudian, Israel mendeklarasikan blokade total terhadap Jalur Gaza dan melancarkan pemboman terhadap wilayah kantong tersebut dan beberapa wilayah di Lebanon dan Suriah.

Bentrokan juga dilaporkan ikut terjadi di Tepi Barat.

Baca: Angkatan Bersenjata Houthi Yaman di Sanaa Menyerang Fasilitas Sensitif Israel Menggunakan Drone UAV

Sebagai informasi, dalam konflik di Timur Tengah antara Israel-Hamas, terhitung sejak (7/10) lalu, korban tewas di Gaza, Palestina sudah mencapai 10.022 orang. 

Meski begitu, Israel belum berhenti untuk melakukan serangan yang brutal di Gaza.

Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas, Ashraf al-Qidreh, mengatakan jumlah korban yang terluka mencapai puluhan ribu orang.

Dilansir dari Al Jazeera, korban luka-luka sejak serangan Israel (7/10) lalu di Gaza, terhitung pada Senin (6/11) telah berjumlah 25.408 orang.

Tak hanya itu, Ashraf al-Qidreh juga menambahkan, bahwa rumah sakit di Gaza turut terkena serangan Israel dalam 24 jam terakhir.

Rumah Sakit tersebut yakni RS Al Rantisi, yang telah sebanyak dua kali menjadi sasaran serangan udara Israel.

Di sisi lain, dilaporkan bahwa 1.400 warga Israel, termasuk 324 tentara, tewas dan 5.132 orang mengalami luka-luka.

Sebagai infomasi, dilansir dari Media Turkiye News Paper, tentara Israel telah menyerang Bandara Damaskus dan Aleppo.

Di Tepi Barat wilayah yang diduduki Israel, 106 warga Palestina tewas dalam serangan pasukan Israel dan pemukim Yahudi.

Sementara itu dalam serangan Israel di Gaza, 38 jurnalis tewas.

(Tribun-Video.com/tass.com)

Baca artikel terkait di sini

# Konflik Palestina Vs Israel # Hamas # Gaza

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved