Kamis, 9 April 2026

Terkini Daerah

Borobudur Marathon 2018 di Taman Lumbini Kompleks Candi Borobudur Magelang

Selasa, 20 November 2018 08:06 WIB
Tribun Jateng

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUN-VIDEO.COM, MAGELANG - Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Harian Kompas dan disponsori oleh Bank Jateng telah diselenggarakan di kompleks Taman Lumbini, Kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Minggu (18/11/2018).

Semangat dan antusiasme para pelari yang telah siap menyatukan raga dan rasa dengan kekentalan budaya kawasan Candi Borobudur menjadi energi yang membuat acara ini ditunggu-tunggu oleh berbagai pihak, mulai dari para pelari hingga masyarakat lokal.

Acara yang dibuka dengan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya, oleh Monita Tahalea telah menarik perhatian 9.672 pelari yang hadir di kawasan Candi Borobudur.

Kategori lari dibagi menjadi tiga, yaitu Marathon dengan peserta sebanyak 2.883 dimulai pada Pukul 05.00 WIB, Half Marathon dengan peserta sebanyak 3.888 dimulai pada pukul 05.30 WIB, dan 10K dengan peserta sebanyak 2.901 dimulai pada pukul 06.00 WIB.

Para peserta yang berasal dari berbagai penjuru dunia disuguhi berbagai atraksi seni budaya dan kuliner khas Magelang.

Hal itu menjadi ciri khas dan pembeda Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng dengan acara serupa lainnya.

Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng memiliki 3 (tiga) pilar nilai yang mendasari konsep acara, antara lain: The Harmony (Tumbuh dalam Keselarasan), Cultural Immersion (Keterlibatan Budaya Lokal), dan Sport Tourism (Olahraga Wisata).

Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng bukan hanya sekadar perlombaan marathon.

Baca: Detik-detik Peserta Borobudur Marathon Pingsan lalu Meninggal, Jatuh Tepat di Depan Garis Finish

Melalui kedua pilar nilai, Cultural Immersion dan Sport Tourism, acara ini menjadi perlombaan marathon yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal melalui berbagai rangkaian acara.

Contoh bentuk budaya lokal yang diangkat adalah atraksi dan atribut khas Magelang yang dikemas sedemikian rupa dalam cheering zone dan Homestay.

Atraksi dan atribut budaya lokal tersebut dilakukan secara sukarela oleh masyarakat lokal demi menyukseskan Borobudur Marathon 2018 Powered By Bank Jateng.

Hal tersebut diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan Candi Borobudur dan Magelang.

Pengalaman berlari yang memberikan dampak terhadap masyarakat merupakan bentuk nyata tumbuh dalam keselarasan (The Harmony).

“Acara yang hebat adalah acara yang dapat melibatkan masyarakat serta seni dan budaya sehingga dapat berdampak positif terhadap kehidupan dan ekonomi masyarakat."

"Hal ini yang menjadi alasan utama mengapa Bank Jateng ingin berkolaborasi dan terlibat dalam acara yang kental akan budaya seperti Borobudur Marathon” ujar Supriyatno, Direktur Utama Bank Jateng.

Borobudur Marathon diharapkan memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi di Magelang dan sekitarnya.

“Borobudur Marathon Powered By Bank Jateng diikuti oleh 9.672 pelari dari 30 negara termasuk Indonesia."

"Kami berharap acara ini pada masa yang akan datang dapat menjadi acara Marathon yang disegani oleh dunia” ujar Budiman Tanuredjo, Pemimpin Redaksi Harian Kompas. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pelari dari 30 Negara Ikuti Borobudur Marathon 2018

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Jateng

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved