BREAKING NEWS
BREAKING NEWS: Israel Pecah Tak Percaya Perkataan Netanyahu, Iran Diduga Siapkan Lebanon Perang
TRIBUN-VIDEO.COM - Tanda-tanda perpecahan dalam Israel semakin mencuat di tengah konflik dengan Hamas.
Dikabarkan kabinet perang Israel mulai terpecah dan tidak lagi mempercayai perkataan yang dilontarkan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel pada Minggu tengah malam mencuitkan bahwa ia tak pernah diberitahu tentang peringatan serangan Hamas terhadap negaranya pada 7 Oktober.
Netanyahu malah menyalahkan tentara dan kepala intelijennya atas serangan yang menewaskan sedikitnya 1.400 orang tersebut.
Mereka telah menilai sebelum serangan itu bahwa Hamas “terkekeh dan siap untuk melakukan penyelesaian”, katanya.
Baca: Perang Makin Melebar! Pangkalan Militer AS Kini Digempur Irak dan Suriah Tiap Hari Sejak Bela Israel
Baca: Israel Mulai Krisis, 300 Ekonom Senior Desak PM Netanyahu Hemat Anggaran pada Masa Perang
Pernyataan itu menimbulkan keributan.
Para pemimpin politik mengecam Netanyahu karena bermain politik ketika negara itu berada di tengah-tengah kampanye militer yang sulit di Gaza.
Kemarahan tersebut sedemikian rupa sehingga perdana menteri menghapus tweet tersebut, dan dengan nada yang sangat tenang, meminta maaf atas kata-katanya.
Para ahli mengatakan kejadian tersebut mengkonfirmasi adanya keretakan yang semakin besar dalam institusi politik dan militer.
Yossi Mekelberg, rekan Program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House menilai, Israel mempertanyakan kepemimpinan Netanyahu dan kapasitasnya untuk memimpin negara melalui perang tanpa memprioritaskan kepentingannya sendiri di atas keamanan nasional.
Diketahui setelah tanggal 7 Oktober, Netanyahu membentuk kabinet perang darurat dengan memperluas koalisi pemerintahan Israel ke sejumlah mantan perwira militer senior, yang berasal dari kalangan oposisi.
Salah satunya adalah Benny Gantz, mantan menteri pertahanan, yang dengan cepat menuntut Netanyahu mencabut jabatan kontroversialnya sambil menunjukkan dukungan penuh kepada tentara dan Shin Bet, badan intelijen dalam negeri Israel.(*)
# Benyamin Netanyahu # Hamas # Israel
Reporter: sara dita
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Trump Tak Peduli soal Negosiasi, Minyak Tembus 100 Dolar per Barel Imbas AS Blokade Pelabuhan Iran
Senin, 13 April 2026
LIVE UPDATE
Hampir Capai Kesepakatan, Iran Sebut AS Beri Tuntutan Baru "Berat Sepihak" di Tengah Negosiasi
Senin, 13 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Serangan Iran Gerus Stok Senjata AS, Negara Teluk Mulai Berburu Sistem Pertahanan Alternatif Global
Senin, 13 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Ngamuk Negosiasi Buntu! Blokir Selat Hormuz hingga Semprot Paus Leo
Senin, 13 April 2026
Internasional
GEGER! Jenderal Uganda Akui Siap Bantu Israel & Kerahkan 600 Ribu Pasukan Lawan Iran
Senin, 13 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.