Jumat, 24 April 2026

BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Israel Pecah Tak Percaya Perkataan Netanyahu, Iran Diduga Siapkan Lebanon Perang

Selasa, 31 Oktober 2023 20:34 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Tanda-tanda perpecahan dalam Israel semakin mencuat di tengah konflik dengan Hamas.

Dikabarkan kabinet perang Israel mulai terpecah dan tidak lagi mempercayai perkataan yang dilontarkan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu.

Perdana Menteri Israel pada Minggu tengah malam mencuitkan bahwa ia tak pernah diberitahu tentang peringatan serangan Hamas terhadap negaranya pada 7 Oktober.

Netanyahu malah menyalahkan tentara dan kepala intelijennya atas serangan yang menewaskan sedikitnya 1.400 orang tersebut.

Mereka telah menilai sebelum serangan itu bahwa Hamas “terkekeh dan siap untuk melakukan penyelesaian”, katanya.

Baca: Perang Makin Melebar! Pangkalan Militer AS Kini Digempur Irak dan Suriah Tiap Hari Sejak Bela Israel

Baca: Israel Mulai Krisis, 300 Ekonom Senior Desak PM Netanyahu Hemat Anggaran pada Masa Perang

Pernyataan itu menimbulkan keributan.

Para pemimpin politik mengecam Netanyahu karena bermain politik ketika negara itu berada di tengah-tengah kampanye militer yang sulit di Gaza.

Kemarahan tersebut sedemikian rupa sehingga perdana menteri menghapus tweet tersebut, dan dengan nada yang sangat tenang, meminta maaf atas kata-katanya.

Para ahli mengatakan kejadian tersebut mengkonfirmasi adanya keretakan yang semakin besar dalam institusi politik dan militer.

Yossi Mekelberg, rekan Program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House menilai, Israel mempertanyakan kepemimpinan Netanyahu dan kapasitasnya untuk memimpin negara melalui perang tanpa memprioritaskan kepentingannya sendiri di atas keamanan nasional.

Diketahui setelah tanggal 7 Oktober, Netanyahu membentuk kabinet perang darurat dengan memperluas koalisi pemerintahan Israel ke sejumlah mantan perwira militer senior, yang berasal dari kalangan oposisi.

Salah satunya adalah Benny Gantz, mantan menteri pertahanan, yang dengan cepat menuntut Netanyahu mencabut jabatan kontroversialnya sambil menunjukkan dukungan penuh kepada tentara dan Shin Bet, badan intelijen dalam negeri Israel.(*)

# Benyamin Netanyahu # Hamas # Israel 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Benyamin Netanyahu   #Hamas   #Israel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved