Minggu, 12 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Janji Netanyahu Disebut Omong Kosong! Warga Israel Percayai Pertukaran Sandera yang Ditawarkan Hamas

Senin, 30 Oktober 2023 17:30 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Warga Israel kembali melancarkan demonstrasi di luar Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv.

Hal itu buntut dari sandera yang ditahan Hamas hingga kini belum kunjung dibebaskan.

Bahkan warga sipil Israel tidak lagi percaya dengan upaya yang akan dilakukan oleh pejabat Israel.

Baca: Siap Tempur! Petinggi Hizbullah Hassan Nasrallah Diduga Beri Sinyal Pertempuran dengan Israel

Massa yang melakukan protes pada Sabtu (28/10) itu menuntut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat lainnya membebaskan para sandera.

Atas demo tersebut, Netanyahu akhirnya menemui warga tersebut dan berjanji untuk menggunakan segala kemungkinan untuk membawa sandera pulang.

Di sisi lain dalam pidatonya, Netanyahu juga mengatakan pembebasan sandera merupakan bagian inetgral dari upaya perang Israel setara dengan tujuannya menghancurkan Hamas.

Namun tujuan itu justru penuh dengan risiko melukai sandera Israel.

Hal tersebut terlihat dari laporan Hamas yang mengatakan bahwa 50 sandera meninggal akibat serangan bom dari Israel sendiri.

Oleh karena itu, banyak ahli percaya bahwa strategi terbaik untuk menyelamatkan sandera adalah diplomasi.

Baca: Militan Hizbullah Lakukan Serangan Artileri ke Situs Militer Al-Abad Israel: Timbulkan Korban Jiwa

Bahkan Hamas sempat menawarkan israel untuk melakukan pertukaran sandera di Gaza dengan tahanan Palestina yang ada di Israel.

Namun tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak Israel.

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan Hamas terlibat dalam “eksploitasi sinis” atas kecemasan yang mencengkeram masyarakat Israel.

Namun atas sikap tersebut, Miki Haimovitz mantan anggota parlemen yang mewakili nama keluarga sandera tak yakin dengan hal tersebut.

Ia justru meyakini bahwa pemerintah Israel tidak benar-benar peduli dengan para sandera.

Baca: Khawatir Konflik Israel-Hamas Meluas, Yordania Minta AS Kerahkan Rudal Patriot Canggih ke Perbatasan

“Mereka merasa tertinggal dan tidak ada seorang pun yang benar-benar peduli terhadap mereka,” kata Miki Haimovitz, mantan anggota parlemen yang berbicara atas nama keluarga para sandera pada protes hari Sabtu. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # sandera # perang # Benjamin Netanyahu # Israel # Palestina # Hamas

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved