LIVE UPDATE
Israel Bentuk Unit Baru, Bertugas Habisi Pria Bersenjata Nukbha yang Terlibat Perang 7 Oktober
TRIBUN-VIDEO.COM- Dilaporkan, Mossad dan Shin Bet telah mendirikan pusat operasi untuk melacak anggota pasukan Nukbha dari kelompok militan Palestina, Hamas.
Seperti diketahui, kelompok Hamas tengah berkuasa di Gaza.
Adapun unit tersebut akan diberi nama sesuai dengan julukan organisasi bawah tanah Yahudi era Perang Dunia I, yakni “Nili,”.
Diketahui, Nili merupakan akronim dari frasa Ibrani yang diartikan sebagai “Yang Abadi Israel tidak akan berbohong.”
Adapun tujuan pusat komando tersebut ialah untuk membasmi semua pria bersenjata Nukbha yang terlibat dalam serangan mendadak, Sabtu (7/10/2023).
Dilaporkan, sebanyak 2.500 personil Hamas menyerbu Israel melalui darat, laut, dan udara.
Kala itu Hamas melancarkan serangannya menggunakan sejumlah roket.
Baca: Menteri Pertahanan Israel Prediksi Invasi Gaza Berjalan Selama 3 Bulan, Yakin Mampu Lumpuhkan Hamas
Atas serangan brutal Hamas, sekitar 1.400 orang yang mayoritas merupakan warga sipil dinyatakan tewas.
Selain itu, Hamas juga menyandera sekira 210 orang di Gaza.
Ratusan orang yang disandera terdiri dari segala usia.
Pasukan Pertahanan Israel turut mengumumkan kematian beberapa komandan Nukbha dalam serangan sejak serangan pimpinan Hamas dua minggu lalu.
Mereka yang tewas dalam serangan ialah, Billal al-Qedra, yang memimpin batalion Khan Younis di selatan unit tersebut.
Selain itu, Ali Qadhi seorang komandan kompi dinyatakan tewas.
Sementara itu, pada Rabu (11/10/2023), militer mengatakan mereka membunuh lebih dari 10 anggota Nukhba.
Mayoritas mereka menargetkan tokoh-tokoh penting Hamas di Jalur Gaza.
Terkini dalam upaya serangan balasannya, Israel memperingatkan bahwa setiap anggota Hamas terancam mati.
Menteri Pertahanan Yoav Gallant menyatakan, kelompk Hamas hanya mempunyai dua pilihan.
Yakni, hendak meninggal dibunuh atau menyerah tanpa syarat.
“Teroris Hamas punya dua pilihan: Dibunuh atau menyerah tanpa syarat. Tidak ada pilihan ketiga,” kata Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada hari Selasa.
Merespons kabar tersebut, kelompok Hamas menyatakan tidak pernah takut dengan musuh.
(Tribun-Video.com/timesofisrael.com).
https://www.timesofisrael.com/israel-said-to-form-unit-tasked-with-killing-hamas-commandos-behind-oct-7-assault/
#hamasvsisrael #gaza #gazaunderattack #palestina #palestine #israel #hamasattack #israelpalestine #israelpalestineconflict #israelpalestine #israelpalestina
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Video
LIVE UPDATE
Trump Harap Hizbullah Bertindak dengan Benar selama Periode Gencatan Senjata 10 Hari: Harus Damai!
Jumat, 17 April 2026
LIVE UPDATE
Warga Sambut Gencatan Senjata 10 Hari, Tembakan Perayaan dan Kembang Api Hiasi Langit Malam Beirut
Jumat, 17 April 2026
Tribunnews Update
Sebut Hamas Kecewa kepada Indonesia seusai Gabung BoP Bentukan Trump, Faisal: Lemahkan Pejuang
Jumat, 17 April 2026
Mancanegara
Rakyat Iran Ramai-ramai Berterima Kasih ke Indonesia, Doakan Sejahtera karena Dukung Palestina
Kamis, 16 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Bentrok Sengit! 10 Tentara Terjun Payung Israel Sekarat Ditembaki Hizbullah Jarak Dekat, IDF Gagal
Rabu, 15 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.