LIVE UPDATE
AS Tegas Peringatkan Israel Adanya Potensi Perang 2 Front, Hizbullah 10 Kali Lebih Kuat dari Hamas
TRIBUN-VIDEO.COM- Amerika Serikat memperingatkan Israel akan adanya perang dua front.
Hal itu dilakukan Washington lantaran merasa khawatir sekutunya akan mengalami kesulitan dalam perang dua front yang turut melibatkan Iran.
Atas hal itu, Pemerintahan Presiden AS Joe Biden berusaha mencegah Israel melakukan serangan besar-besaran terhadap kelompok militan Muslim Syiah Lebanon, Hizbullah.
Pasalnya menurut pejabat AS hal itu akan membuat kawasan Timur Tengah berada dalam kekacauan.
Selain itu, perang dua front tersebut juga akan menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik bersama dengan Iran, yang memiliki hubungan dekat dengan kelompok yang berbasis di Lebanon.
Atas potensi tersebut, para pejabat AS telah mencoba untuk tetap berhubungan dengan Hizbullah dan Iran menggunakan mediasi negara-negara Arab sambil menasihati Israel.
Sebagai informasi, kekhawatiran terungkap dalam pertemuan yang diadakan oleh Biden dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dengan para pejabat Israel.
Presiden AS dikatakan secara khusus “meningkatkan kekhawatiran akan keputusan buruk” Washington untuk menyerang Irak dan mengobarkan perang di Afghanistan.
Baca: Tak Ada Gencatan Senjata, 17 Truk Bantuan Jilid 2 Masuk ke Gaza saat Israel Serang Bom Tanpa Henti
Seperti diketahui, meski Hizbullah dan Israel saling melancarkan serangan lintas batas dalam beberapa hari terakhir, kedua belah pihak sejauh ini menahan diri untuk mengerahkan kekuatan mereka.
Terkai hal itu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyebut Hizbullah, 10 kali lebih kuat dari Hamas.
Atas hal itu, Yoav Gallant memperingatkan bahwa militer negara tersebut harus siap untuk menghadapinya.
Terkait potensi keterlibatan organisasi Lebanon itu, wakil pemimpin Hizbullah, Naim Qassem menyebut, kelompok tersebut berada “di jantung pertempuran” antara Israel dan Hamas.
Yakni, Hizbullah tengah berupay melemahkan musuh Israel dan memberi tahu mereka bahwa dirinya sangat melakukan eskalasi besar-besaran.
Timur Tengah mengalami pergolakan kekerasan baru pada Sabtu (7/10/2023).
Yakni, saat kelompok bersenjata Palestina Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Zionis Israel.
Adapun pertempuran itu mengakibatkan ribuan orang tewas dan terluka dari kedua belah pihak.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyatakan bahwa negaranya “sedang berperang,”.
Adapun Benjamin menyatakan tengah melakukan operasi darat besar-besaran di Gaza.
(Tribun-Video.com/rt.com).
https://www.rt.com/news/585507-us-warning-israel-hezbollah-conflict/
#hizbullah #hezbollah #gaza #gazaunderattack #palestina #palestine #israel #hamasattack #israelpalestine #israelpalestineconflict #israelpalestine #israelpalestina
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
Lebanon Menjadi Penentu Nasib Gencatan Senjata Antara Amerika dan Pihak Iran
35 menit lalu
Mancanegara
Iran Pasang Harga Tinggi Bikin Trump Desak Netanyahu Turunkan Intensitas di Lebanon
38 menit lalu
Tribun Video Update
Militer AS dan Iran Siaga Tinggi, Persiapkan Diri jika Negosiasi AS-Iran Gagal, Tegaskan Siap Tempur
1 jam lalu
Tribun Video Update
Intel AS Sebut China Kirim Senjata Perang Sistem Pertahanan Udara ke Iran Lewat Jalur Tersembunyi
1 jam lalu
Tribun Video Update
70 Delegasi Senior Iran Datang ke Pakistan Demi Negosiasi dengan AS soal Gencatan Senjata & Hormuz
1 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.