Kesehatan

Hari Diabetes Sedunia - Yuk Kenali 6 Gejala Diabetes!

Rabu, 14 November 2018 12:56 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hari ini, Rabu 14 November ditetapkan sebagai Hari Diabetes Sedunia.

Kenali gejala-gejala penyakit yang termasuk mematikan di dunia ini.

Di antaranya:

- Merasa sangat haus

- Buang air kecil lebih dari biasanya, terutama saat malam hari

- Merasa sangat lelah

- Kehilangan berat badan tanpa melakukan apapun

- Seriawan yang terus terjadi

- Penglihatan mengabur

- Luka yang tidak pernah sembuh

Penderita diabetes di Indonesia diprediksi mencapai 30 juta orang pada 2030 bila gaya hidup termasuk makan banyak dan merokok tidak dikurangi.

Saat ini penderita kencing manis, penyakit mematikan ketiga di Indonesia setelah stroke dan jantung, sekitar 10 juta orang.

Sekitar 10 tahun mendatang jumlahnya dapat meningkat dua sampai tiga kali lipat.

Dr Susie Setyowati, konsultan endroktrin, metabolik, diabetes di Jakarta mengatakan penyakit kronis ini tidak bisa disembuhukan tapi dapat dikendalikan agar tak terjadi komplikasi".

Cara pencegahannya adalah menjaga asupan makan, berolahraga serta menghentikan rokok, kebiasaan yang dapat mengakibatkan komplikasi terutama bagi penderita jantung.

Baca: Tiga Hal yang Dapat Mengakibatkan Diabetes

"Kalau mengurangi berat badan 10% saja dari saat ini, bisa mengurangi risiko diabetes besar," kata dr Susie, dilansir BBC Indonesia, Rabu (14/11/2018).

Di dunia penyakit kencang manis ini membunuh lebih satu juta orang setiap tahun, dan siapapun dapat terkena.

Penyakit ini terjadi saat tubuh tidak bisa memproses semua gula (glukosa) di dalam aliran darah; menimbulkan komplikasi yang dapat mengakibatkan serangan jantung, tekanan darah tinggi, kebutaan, gagal ginjal dan amputasi anggota tubuh bagian bawah.

Jumlah penderita terus meningkat dan tercatat saat ini mencapai 422 juta orang di dunia, empat kali lebih banyak dari pada 30 tahun lalu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Meskipun terdapat berbagai risiko ini, setengah penderita diabetes tidak menyadarinya.

Tetapi perubahan gaya hidup dapat mencegahnya, dalam beberapa kasus. Begini caranya.

Apa penyebab diabetes?

Ketika kita makan, tubuh mengurai karbohidrat menjadi gula (glukosa).

Sebuah hormon bernama insulin, yang diproduksi di pankreas, kemudian memerintahkan sel tubuh untuk menyerap gula tersebut menjadi energi.

Diabetes terjadi ketika insulin tidak dihasilkan atau tidak bekerja dengan baik, sehingga menyebabkan gula menumpuk di darah kita.

Apa saja jenis diabetes?

Terdapat sejumlah macam diabetes.

Baca: Mie Hijau Ini Bisa Sembuhkan Diabetes

Pada diabetes tipe 1, pankreas berhenti menghasilkan insulin, sehingga glukosa menumpuk di aliran darah.

Hal ini biasanya terjadi pada usia setengah baya atau orang tua, tetapi juga dialami anak muda yang kelebihan berat berat dan kurang bergerak, serta orang-orang berlatar belakang kesukuan tertentu, terutama Asia Selatan.

Sebagian perempuan hamil kemungkinan didiagnosa menderita diabetes gestational, ketika tubuh mereka tidak menghasilkan cukup insulin bagi diri mereka dan bayinya.

Sejumlah kajian memperkirakan sekitar 6 sampai 16% perempuan hamil akan menderita diabetes gestational.

Mereka perlu mengendalikan tingkat gula mereka lewat susunan makanan, kegiatan fisik dan/atau aplikasi insulin untuk mencegah hal ini menjadi diabetes tipe 2.

Orang juga dapat didiagnosa pra-diabetes - sebuah peningkatan tingkat glukosa di darah dan dapat menjadi diabetes.

Orang yang lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 adalah kelompok umur di atas 40 tahun (atau 25 tahun di antara orang Asia selatan); memiliki orang tua atau saudara sekandung penderita diabetes; kelebihan berat badan atau obesitas; berasal dari Asia Selatan, Cina, Karibia-Afrika atau Afrika kulit hitam.

Simak video di atas. (BBC Indonesia)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Hari Diabetes Sedunia: Gejalanya Mulai Rasa Sangat Haus, Sariawan, hingga Luka Tidak Pernah Sembuh 

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved