Rabu, 15 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Para Pemimpin Uni Eropa akan Gelar 'Pertemuan Darurat' Bahas Dampak Perang Israel-Hamas di Eropa

Selasa, 17 Oktober 2023 12:54 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Para pemimpin Uni Eropa akan mengadakan pertemuan puncak darurat pada hari Selasa karena meningkatnya kekhawatiran perang antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas dapat memicu ketegangan antar-komunitas di Eropa.

Hal itu dikhawatirkan dapat mengakibatkan lebih banyak pengungsi untuk mencari perlindungan.

Para pemimpin juga akan berusaha memulihkan ketertiban setelah serangkaian pesan, pernyataan, dan kunjungan pejabat UE di media sosial menimbulkan kebingungan mengenai niat blok 27 negara tersebut setelah Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober, sehingga memicu perang baru di Gaza.

Lebih dari 4.000 orang telah terbunuh di Israel dan Gaza sejak Hamas melancarkan serangan berdarahnya dan hampir 200 warga Israel, termasuk anak-anak, disandera.

Demonstrasi untuk mendukung kedua belah pihak pun telah diadakan di seluruh Eropa.

Baca: Alasan China Pro Palestina Terungkap, Miliki Hubungan Erat dengan Iran tapi Tak Tegas Kecam Hamas

“Konflik ini dapat menimbulkan konsekuensi keamanan yang besar bagi masyarakat kita,” kata Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel pada hari Senin ketika ia mengumumkan konferensi video tersebut. Pertemuan tersebut juga akan fokus pada pemberian bantuan kepada warga sipil dan kerja sama dengan negara-negara lain di kawasan untuk mencoba menghentikan penyebaran ketegangan.

Selama seminggu terakhir, Prancis telah memerintahkan larangan demonstrasi pro-Palestina dan jumlah tindakan antisemitisme meningkat.

Baik UE maupun Amerika Serikat menganggap Hamas sebagai organisasi teroris.

Di wilayah Paris, Museum Louvre dan Istana Versailles mengevakuasi pengunjung dan staf setelah menerima ancaman bom pada akhir pekan, dan pemerintah Prancis mulai mengerahkan 7.000 tentara untuk meningkatkan keamanan di seluruh negeri menyusul penikaman sebuah sekolah yang fatal oleh seorang tersangka ekstremis Islam .

Jerman juga telah meningkatkan keamanan.

Berlin telah menawarkan bantuan militer kepada Israel dan berjanji akan menindak dukungan terhadap Hamas di dalam negeri.

Kanselir Olaf Scholz telah menggarisbawahi tanggung jawab historis Jerman terhadap keamanan Israel.

Baca: Kepala Shin Bet Akui Abaikan Peringatan Dini Serangan Hamas ke Wilayah Israel, Siap Tanggung Jawab

Michel mengatakan bahwa perang tersebut “berpotensi memperburuk ketegangan antar masyarakat dan memicu ekstremisme” di Eropa, dan “ada risiko besar terjadinya migrasi dan perpindahan sejumlah besar orang ke negara-negara tetangga.”

Dia mengatakan bahwa para pemimpin akan mencari cara untuk membantu warga sipil di Israel dan Gaza yang terjebak dalam perang dan bekerja sama dengan negara-negara lain di Timur Tengah dan kawasan Teluk Persia untuk mencoba mencegah penyebaran konflik.

Dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press pada hari Jumat, Michel memperingatkan bahwa keluarnya orang-orang dari Gaza dapat memperburuk perpecahan di dalam UE.

“Jika ada lebih banyak kesulitan di tingkat regional, kita akan segera mengalami kesulitan besar di Eropa karena banyaknya pengungsi,” katanya.

Lebih dari satu juta orang telah meninggalkan rumah mereka di Gaza menjelang invasi darat Israel yang bertujuan menghancurkan Hamas.

Michel mengutuk tindakan Hamas dan menyebutnya “serangan teroris brutal”.

Ia pun mengatakan bahwa “Israel mempunyai hak untuk membela diri sesuai dengan hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional.”

Baca: Eks Wakil Ketua KPK Diperiksa Polda Metro Jaya, Bisa Buktikan Firli Bahuri Ketemu Tersangka Korupsi?

Tepat setelah Hamas melancarkan serangannya, seorang komisaris di cabang eksekutif blok tersebut mengumumkan bahwa bantuan pembangunan yang dimaksudkan untuk membantu Otoritas Palestina mengentaskan kemiskinan akan segera ditangguhkan.

Beberapa jam kemudian, posisi Komisi Eropa berubah.

Sebaliknya, mereka mengumumkan peninjauan darurat atas bantuan tersebut untuk memastikan tidak ada uang yang disalahgunakan.

Karena Hamas terdaftar di UE sebagai kelompok teror, Hamas tidak menerima dana sebesar itu.

Pada hari Sabtu, komisi tersebut mengatakan bahwa mereka melipatgandakan bantuan kemanusiaan ke Gaza – dana tersebut dimaksudkan untuk digunakan pada saat krisis atau bencana seperti perang. (*)

Artikel ini telah tayang dengan judul: EU leaders will meet to deal with the fallout in Europe from the Israel-Hamas war

Host : Mei Sada Sirait
Video Editor : Latif

# Uni Eropa # pertemuan # Eropa # Perang Israel-Palestina

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved