Rabu, 13 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Rusia Siap Ajukan Resolusi Damai Hamas & Israel ke PBB, Vladimir Putin: Prioritaskan Warga Sipil

Minggu, 15 Oktober 2023 12:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengemukakan pendapatnya tentang meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hamas Palestina baru-baru ini.

Menurutnya, baik Israel mau pun Hamas telah menunjukkan kekejaman satu sama lain.

Karena hal itu, Putin pun mendesak kedua belah pihak, untuk memprioritaskan penduduk sipil.

Respons itu diungkapkan Putin kepada wartawan, setelah kunjungan dua harinya ke Kyrgyzstan pada Jumat (13/10/2023) lalu.

Baca: Vladimir Putin Tegaskan Palestina Harus Merdeka, Sebut Kebijakan Amerika Serikat Bertentangan

“Israel, tentu saja, menghadapi serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Tidak hanya dalam skala, tetapi juga dalam sifat eksekusinya. Apa yang bisa saya katakan? Kita harus menyebut segala sesuatunya apa adanya,” kata Putin kepada wartawan setelah kunjungan dua harinya ke Kyrgyzstan, Jumat (13/10/2023).

Adapun, dalam kesempatan itu, Putin juga mengatakan bahwa Israel setelah itu langsung merespon Hamas dengan serangan yanga brutal.

"Pada saat yang sama, Israel menanggapi serangan dalam skala besar dengan metode yang cukup brutal,” kata Putin, dikutip dari RIA Novosti.

Praktis, ia mendesak kedua belah pihak, untuk memikirkan penduduk sipil meskipun kedua belah pihak mengalami "kepahitan".

Sementara itu, Vladimir Putin juga sebelumnya telah memperingatkan Israel agar tidak menerapkan blokade total terhadap Gaza.

Ia menyebut, pendekatan Israel terhadap wilayah Palestina di Jalur Gaza adalah hal yang tidak dapat diterima.

Pasalnya, Putin mengkalim ada lebih dari dua juta orang tinggal di sana.

Baca: Petaka bagi Israel, 7 Negara Bantu Pasok Kekuatan ke Hamas, Rudal & Jet Tempur Dikerahkan Perang

Dan tidak semua orang Palestina di jalur Gaza tersebut mendukung Hamas.

Namun, mereka semua harus merasakan kesengsaraan, termasuk para perempuan dan anak-anak.

“Lebih dari dua juta orang tinggal di sana. Tidak semua orang mendukung Hamas, namun semua orang harus menderita, termasuk perempuan dan anak-anak. Tentu saja, hampir tidak ada orang yang setuju dengan hal ini,” tegas Presiden Rusia itu.

Di sisi lain, terkait konflik ini, Rusia juga telah bersikap tegas, yakni dengan mengajukan resolusi damai Hamas Palestina-Israel ke PBB.

Menurutnya, konflik antara Israel dan Hamas hanya bisa diselesaikan melalui perundingan.

Serta mematuhi resolusi PBB, yakni dengan mewujudkan Palestina merdeka.

"Rusia berangkat dari postulat bahwa solusi negosiasi terhadap konflik Palestina-Israel tidak memiliki alternatif lain," kata Putin, membicarakan tentang solusi dua negara yang diajukan oleh PBB.

“Tujuan perundingan ini adalah penerapan formula dua negara PBB, yang menyiratkan pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, hidup berdampingan secara damai dan aman dengan Israel," lanjutnya, dikutip dari The Guardian.

Baca: Sinyal Duet Prabowo-Gibran Makin Moncer hingga Nasdem Ngamuk Gegara Pernyataan KPK Buntut Kasus SYL

Adapun, sebelumnya, Rusia mengajukan Resolusi Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyerukan pembebasan sandera, gencatan senjata, distribusi bantuan dan evakuasi warga dengan aman.

Terkait ajuan resolusi damai ini, Rusia juga mengaku telah siap menengahi perdamaian Hamas Palestina-Israel.

Dalam perundingan itu, Putin mengatakan Rusia siap menjadi penengah apabila diminta.

Hal itu, menurutnya dapat dibatu Rusia dengan memanfaatkan kedekatannya dengan negara-negara Arab dan Israel.

"Moskow siap menjadi penengah dalam konflik tersebut, memanfaatkan kedekatannya dengan negara-negara Arab dan Israel," tambah Putin.

Putin juga berpendapat, Rusia dapat membantu perundingan damai itu karena memiliki hubungan yang baik dengan Israel dan Palestina.

Ia juga mengatakan Rusia tidak memihak siapa pun dalam konflik ini.

"Rusia telah mengembangkan hubungan yang sangat baik dengan Israel selama, katakanlah, 15 tahun terakhir, dan hubungan tradisional dengan Palestina. Maka dari itu, tidak akan ada yang mencurigai kita ingin bermain bersama dengan seseorang. Tapi, tentu saja, hanya jika seseorang membutuhkan mediasi kita. Hal ini selalu dilakukan hanya berdasarkan kesepakatan para pihak,” jelasnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putin: Serangan Hamas dan Israel Bahayakan Warga, Rusia Ajukan Resolusi Damai ke PBB

Host: Nina Agustina
VP: Latif

# Vladimir Putin # PBB # Palestina # Israel

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rusia   #Vladimir Putin   #Palestina   #Israel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved