TRIBUNNEWS UPDATE
Erdogan: Konflik di Israel dan Gaza Bukanlah Perang tapi Pembunuhan Massal
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut ekskalasi di Israel dan Gaza bukan perang, melainkan pembunuhan massal.
Sebutan ini merujuk pada banyaknya warga sipil yang tewas dari kedua pihak.
Erdogan menuduh PBB dan organisasi internasional mengabaikan rakyat Palestina.
Sebab, kendaraan yang membawa kargo kemanusiaan dilarang masuk jalur Gaza.
"Konflik ini, yang dilakukan dengan taktik tercela, bukanlah perang, melainkan pembunuhan massal," kata Erdogan, dikutip dari TASS, Rabu (11/10).
Baca: Israel-Palestina Memanas, Erdogan Hubungi Presiden Israel dan Palestina, Upayakan Perdamaian
Baca: Konflik Makin Panas! Erdogan Gerak Cepat Telepon Presiden Palestina dan Israel Minta Hentikan Perang
Menurut Erdogan, ada kode moral yang harus dipatuhi dalam sebuah peperangan.
Namun faktanya kode tersebut banyak dilanggar dalam konflik di Israel dan Gaza.
Terlebih setelah kelompok militan Hamas meluncurkan serangan besar ke Israel, Sabtu (7/10).
Ribuan rudal menghantam kota-kota di Israel hingga menewaskan banyak warga sipil.
Sebaliknya, Israel melakukan serangan dari udara sebagai tindak pembalasan.
Hingga Rabu (11/10) malam, lebih dari 2.200 orang tewas dari kedua belah pihak.
Kematian di Israel mencapai 1.200 jiwa, sementara di Gaza 1.055 orang tewas.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Gelombang 89 Skala Besar hingga Blok Poros Tingkatkan Serangan Rudal
7 hari lalu
Tribun Video Update
80 Lembaga Think Tank Percaya AS-Israel Telah Gagal dalam Perangnya Melawan Iran & Poros Perlawanan
7 hari lalu
Tribunnews Update
Bertolak Belakang! Donald Trump Klaim Perang segera Berakhir tapi AS Malah Tambah Armada Lawan Iran
7 hari lalu
Tribunnews Update
Tim Advokasi Ungkap Dugaan Operasi Intelijen di Kasus Andrie Yunus, Beberkan Bukti 16 Orang Terlibat
7 hari lalu
Tribunnews Update
Pangkalan Militer Inggris dalam Bidikan Iran seusai Dipakai AS! IRGC Bakal Gempur Habis-habisan
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.