Tribunnews Update
Jika Diberi Rudal Super oleh Barat, Ukraina Ingin Serang Pabrik Drone di Iran Suriah, Ini Alasannya
TRIBUN-VIDEO.COM - Sejak perang dimulai, Ukraina telah menuduh Rusia menggunakan drone buatan Iran untuk menyerang negaranya.
Karena itu, Kyiv mendesak negara Barat untuk menghancurkan pabriknya langsung yang berlokasi di Iran dan Suriah.
Ukraina bahkan menawarkan diri untuk menyerang pabrik tersebut jika diberi senjata oleh Barat.
Hal ini terungkap dalam sebuah dokumen yang diserahkan pejabat Ukraina kepada negara G7 pada Agustus lalu.
Baca: Inilah Kehebatan Kalibr & KH-101, 2 Senjata Rusia yang Ingin Dimiliki Ukraina, NATO Punya Tandingan?
Di dalamnya, pihak Ukraina mengklaim bahwa drone yang digunakan pasukan Rusia dibuat oleh pabrik di Iran dan Suriah.
"Merekomendasikan serangan rudal terhadap pabrik produksi UAV di Iran (dan) Suriah, serta lokasi produksi potensial di federasi Rusia," bunyi laporan tersebut, dikutip dari The Guardian, Kamis (28/9).
Jenis drone yang dimaksud yakni Shahed-131 dan Shahed-136 buatan Iran.
Meski dibuat oleh negara timur tengah, drone tersebut juga mengandung komponen dari Barat.
Baca: Rekaman Video Hancurnya Drone Switchblade AS di Ukraina, Dihantam Sistem Anti-Pesawat Tor-M2 Rusia
Shahed-131 diketahui berisi 51 suku cadang asing, sementara Shahed-136 ada 57.
Namun, Amerika diprediksi tak akan berani menyerang langsung pabrik drone di Iran.
Demikian pula, kecil kemungkinan Ukraina akan diberikan rudal jarak jauh yang diperlukan untuk operasi semacam itu.
Sebab, Amerika telah menyatakan keberatan untuk memberikan Kyiv rudal yang mampu mencapai sasaran di wilayah Rusia.
Baca: Rusia Klaim 10.000 Tentara Ukraina Menyerah secara Massal, Kini Ditahan namun Diperlakukan Baik
Sementara itu, Moskow telah membantah tuduhan Ukraina terkait penggunaan drone Iran.
Rusia mengklaim drone mirip Shahed yang diluncurkan ke Ukraina dirancang dan dibuat di negaranya sendiri.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul Revealed: Europe’s role in the making of Russia killer drones
Host: Agung Laksono
VP: Gianta
# rudal # negara Barat # Ukraina # Serang # Pabrik Drone # Iran
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Sumber Lain
tribun video update
Militer Israel Pertimbangkan Perluasan Serangan ke Yaman, Iran Tak Lepas dari Ancaman
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rudal Pakistan Tembus Sistem Pertahan Udara India Senilai Rp 24 Triliun, Aset Paling Canggih Hancur
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman India-Pakistan: India 'Bermandi' Rudal, Pakistan Bisa Ratakan New Delhi dengan Nuklir
3 hari lalu
Tribun Video Update
Sistem Pertahanan Tercanggih India Dihantam Rudal Hipersonik Pakistan, New Delhi Rugi Rp 24 Triliun
3 hari lalu
Tribunnews Update
Pakistan Ngamuk Luncurkan Rudal 'Kilat' Bombardir Sejumlah Pangkalan Udara India hingga Hancur
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.