Minggu, 12 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Awalnya Dibanggakan, Kendaraan Stryker AS dan Marder Jerman Kini Hancur seusai Diserang Rusia

Minggu, 24 September 2023 18:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Ukraina telah menerima beragam senjata dari Barat untuk melawan pasukan Rusia.

Misalnya kendaraan lapis baja Stryker dari Amerika Serikat (AS) dan Marder dari Jerman.

Namun belakangan kedua jenis kendaraan tersebut dilaporkan hancur di medan perang.

Outlet media AS menyebut, Ukraina banyak kehilangan peralatan tempur di dekat Rabotino dan Verbovoe di arah Zaporizhzhia.

Peralatan tempur yang paling banyak rusak adalah lapis baja Stryker dan Marder.

Keduanya diklaim tak mampu melawan kehebatan senjata anti-tank yang dikerahkan Rusia.

Meski tidak disebutkan jumlah kerusakan, hal ini menjadi bukti bahwa persenjataan kelas atas yang dipasok Barat tidak mengubah permainan perang.

Baca: Rusia Klaim Hancurkan Gudang Rudal dan Depleted Uranium, Ukraina Terancam Tidak Bisa Berperang?

Baca: Rusia Senang Polandia dan Ukraina Bentrok, Peskov: Hati-hati Warsawa Itu Negara yang Agresif

"Di antara kerugian tersebut, ada Marder Jerman dan Stryker Amerika," kata outlet AS, dikutip dari SputnikGlobe, Minggu (24/9).

Sebelumnya, Ukraina meluncurkan serangan balasan pada awal Juni untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Rusia.

Namun upaya tersebut menemui kegagalan dan mengakibatkan kerugian besar bagi pasukan Ukraina.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, jumlah tentara Kyiv yang tewas mencapai 71.000 personel.

Hanya saja Ukraina tidak pernah mengakui bahwa serangan balasan tersebut gagal.

Kyiv berdalih upayanya menerobos pertahanan Rusia berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

(Tribun-Video.com)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Rusia   #Jerman   #Ukraina

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved