Kamis, 30 April 2026

Mata Lokal Memilih

Ganjar Pranowo Disebut Tak Bisa Menang di Jabar Jika Gaet Ridwan Kamil, Butuh Sandiaga

Selasa, 12 September 2023 17:06 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat politik menilai Ganjar Pranowo diprediksi tak akan menang di Jawa Barat sekalipun berpasangan dengan Ridwan Kamil atau Kang Emil.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Politik Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting, Senin (11/9/2023).

Dalam sejarah, PDIP memang tak pernah menang di Jawa Barat dalam ajang Pilpres.

Menurutnya, Ganjar harus tetap bergandengan tangan dengan PPP untuk bisa menang di Jawa Barat.

Dalam PPP, ada sosok Sandiaga Uno yang dinilai memiliki basis suara di Jawa Barat.

Ginting mengatakan, hal ini mengacu pada hasil Pilpres 2019.

Di mana Sandiaga yang menjadi cawapres Prabowo unggul telak di Jawa Barat atas pasangan lainnya yakni Jokowi-Ma'ruf Amin.

Prabowo kala itu meraih suara 16.077.446 mengungguli Jokowi-Ma'ruf yang hanya meraih 10.750.568 suara.

Sehingga menurutnya, apabila PPP keluar dari koalisi maka Ganjar tak akan menang di Jawa Barat.

Wacana duet Ganjar-Ridwan Kamil menguat beberapa hari terakhir ini.

Menurut Ginting, munculnya nama Ridwan Kamil sebagai bakal cawapres Ganjar lantaran kebingungan tengah melanda PDIP.

Hal itu lantaran PDIP bingung apakah mau menguasai Jawa Barat yang selama ini selalu menjadi titik lemah mereka atau memastikan kemenangan di Jawa Timur yang saat ini tengah menjadi ancaman karena Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menjadi pasangan Anies Baswedan.

Ginting mengatakan, jika Ridwan Kamil menjadi pilihan Ganjar, maka Golkar kembali berpotensi main dua kaki di ajang pilpres.

Pasalnya, secara politik partai Golkar telah menyatakan menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres.

Dikatakannya, sebelum Kang Emil selesai menjadi Gubernur Jawa Barat, komunikasi politik secara tertutup juga pernah dilakukan dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Komunikasi politik yang paling terbuka, saat RK dan Hasto tampil bersama pada acara peletakan batu pertama pembangunan Monumen Plaza Sukarno di Bandung, akhir Juni 2023 lalu.

Namun sempat ada dinamika ketika Golkar batal berkoalisi dengan PDIP.

Menurut Ginting, pola main dua kaki dalam pilpres bukan sesuatu yang haram.

Terlebih pola serupa pernah dilakukan Golkar pada pilpres 2004 lalu.

Bahkan, bukan tidak mungkin juga Golkar akan keluar dari koalisi dengan Prabowo dan beralih ke koalisi mendukung Anies Baswedan.

Dia menganggap Golkar merasa cukup percaya diri bisa main dua bahkan tiga kaki sekaligus. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pengamat Nilai Ganjar Tak Cukup Gaet Ridwan Kamil Jika Mau Menang di Jabar, Butuh Sandiaga

Host: Firda Ananda
VP: Erwin Joko P.

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved