Senin, 5 Januari 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Reaksi Inggris Lihat Tank Challenger 2 Diledakkan Rusia Dua Kali Hanya dalam Satu Minggu

Minggu, 10 September 2023 12:36 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Inggris mengakui bahwa kendaraan lapis baja yang dihancurkan Rusia merupakan buatannya.

Lantas Inggris pun bereaksi seusai melihat tank Challenger 2 kebanggaannya dihancurkan oleh Rusia.

Reaksi itu disampaikan oleh jurnalis Amerika Jackson Hinkle.

Ia mengatakan Inggris tidak menerima kenyataan bahwa tank Challenger 2 berhasil dihancurkan Rusia.

Pasalnya kehancuran kendaraan lapis baja itu telah terjadi sebanyak dua kali hanya dalam waktu satu minggu.

Jackson menyebut pihak berwenang Inggris tidak menyukai penghancuran tank Challenger 2 oleh Rusia.

“Saya kira Inggris tidak menyukai kenyataan bahwa Rusia tidak lagi menggunakan tank-tank ini,” katanya.

Baca: Rusia Buang Muka saat PBB Ngemis Moskow Balik ke Perjanjian Biji-bijian Laut Hitam: Janji Kosong

Baca: Takut Kapal Gandum dari Ukraina Diserang Rusia, Inggris Kirim Pesawat Tempur ke Laut Hitam

Hal senada disampaikan oleh Kepala Staf Umum Inggris Patrick Sanders.

Ia mengaku emosi saat melihat ledakan Challenger 2 di zona operasi khusus militer.

Lantas pihaknya menyebut Inggris tak akan lagi mengirim tank tersbeut untuk Ukraina.

Pasalnya, Patrick mengaku negaranya sendiri mengalami kekurangan militer termasuk Challenger 2.

Di satu sisi, ledakkan kendaraan lapis baja ini merupakan iklan yang sangat bagus untuk senjata Rusia.

Hal itu membuktikan senjata Rusia mampu menandingi kehebatan senjata Negara Barat.

“Penghancuran kendaraan lapis baja ini merupakan iklan yang sangat bagus untuk senjata Rusia,” tutupnya.

(Tribun-Video.com)

#challenger2 #challenger #rusia #ukraina #russia #ukraine #russiaukrainewar #russiavsukraine #perangrusia #vladimirputin #volodymyrzelenskyy #kyiv

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved