TRIBUNNEWS UPDATE
Terbongkar! Warga Kuba Direkrut Rusia untuk Perang di Ukraina Lewat Jaringan Perdagangan Manusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Luar Negeri Kuba membongkar jaringan perdagangan manusia yang berbasis di Rusia.
Menurut kementerian, jaringan tersebut berupaya merekrut warga Kuba untuk ikut perang di Ukraina.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (4/9), kementerian menyebut warganya diminta berperang atas nama Rusia.
Saat ini, Kuba telah memulai proses pidana terhadap kasus perdagangan manusia tersebut.
Kuba menegaskan, pihaknya tetap netral menyikapi konflik yang sedang berlangsung.
Namun akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang berpartisipasi dalam perdagangan manusia.
Pasalnya, tindakan itu dianggap sama saja dengan mengeksploitasi manusia demi kebutuhan perang.
Sementara itu pemerintah Rusia belum memberikan tanggapan terkait kasus ini.
Namun baru-baru ini mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengungkap jumlah sukarelawan yang berhasil direkrut.
Menurut laporan kementerian pertahanan, sekitar 280.000 orang telah bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia.
Jumlah itu diperoleh hanya dalam waktu delapan bulan, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2023.
Rencananya, Rusia akan menempatkan sukarelawan itu sebagai pasukan cadangan, dan formasi lainnya.
(Tribun-Video.com)
Baca: Mental Lemah! Jenderal Tinggi Rusia Pingsan seusai Dibentak Tentara Moskow Tertekan di Medan Perang
Baca: Sempat Menatap Granat Rusia, Tentara Ukraina Tewas Meledak hingga Tubuh Terpecah, Moskow: Hadiah!
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Nekat! Kapal Rusia Dobrak Blokade AS di Selat Hormuz, Padahal Armada Laut Kena Sanksi Barat
27 menit lalu
Mancanegara
Menlu Iran Blak-blakan, Ini Alasan Temui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow
33 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Kutuk Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam Trump: Membahayakan Nyawa Kepala Negara
1 jam lalu
Berita Terkini
Rusia Puji Ketangguhan Iran, Sebut Teheran Bisa Kalahkan AS Meski Digempur Habis-habisan
1 jam lalu
Konflik Timur Tengah
Di Tengah Blokade AS, Kapal Mewah Milik Miliarder Rusia Berhasil Melintas Selat Hormuz
2 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.