TRIBUNNEWS UPDATE
Jenderal Rusia Penulis Kitab Perang Keluarkan Peringatan: Konflik Nuklir di Ukraina Pasti Terjadi
TRIBUN-VIDEO.COM - Perang nuklir adalah momok yang paling ditakuti masyarakat di dunia.
Menurut seorang jenderal Rusia, peristiwa mengerikan itu mungkin tak bisa dihindari.
Terlebih saat ini Rusia dan Ukraina semakin gencar melakukan serangan satu sama lain.
Ramalan mengerikan ini datang dari pensiunan Mayor Jenderal Alexander Vladimirov.
Ia pernah menulis buku tiga jilid Rusia yang berjudul 'Teori Umum Perang'.
Baca: Rusia Permalukan Biden, Rampas Bazoka AS yang Digunakan Ukraina Menyusup Moskow, Ini Potretnya
Menurut Vladimirov, senjata nuklir cepat atau lambat akan digunakan dalam perang di Ukraina.
Keputusan itu hanya tinggal menunggu Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Saya yakin bahwa senjata nuklir akan digunakan dalam perang ini - pasti terjadi, dan baik kita maupun musuh tidak dapat berbuat apa-apa," kata Vladimirov, dikutip dari Daily Mail, Selasa (5/9).
Dalam buku yang ia tulis, Vladimirov berpendapat bahwa telah terjadi transisi dari teori perang tradisional.
Dari yang awalnya perang berakhir damai maka dapat beralih menjadi perang permanen.
Baca: Rahasia di Balik Rusia Tak Pernah Kekurangan Tentara hingga Prediksi NATO akan Bubar di Tahun 2025
Hal itu ditandai dengan ketakutan dan kecemasan secara terus menerus.
Adapun saat ini perang di Ukraina telah berlangsung lebih dari 1,5 tahun.
Rusia mengklaim bahwa serangan balasan musuh gagal total dengan kerugian tentara mencapai 66.000 personel tewas.
Sementara Ukraina tak pernah mengakui hal itu dan menyebut serangan hanya berjalan lebih lambat.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di dailymail.co.uk dengan judul Nuclear war is the 'inevitable' conclusion of the Ukrainian invasion, warns Russian general who wrote the nation's 'war bible'
Host: Agung Laksono
VP: Ni'am
# Rusia # Ukraina # Perang # Nuklir
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Kunci Perang Iran Berakhir, Pakar: Eropa, China & Rusia Harus Desak AS Stop Tunduk ke Israel
Kamis, 7 Mei 2026
Tribunnews Update
2 Sekutu AS Setop Akses Trump Pakai Pangkalan di Teluk, Operasi Washington di Hormuz Gagal Total
Kamis, 7 Mei 2026
Tribun Video Update
Kapal Bertenaga Nuklir Prancis Sudah Menuju Selat Hormuz, Jadi Misi Multinasional dengan Inggris
Kamis, 7 Mei 2026
Mancanegara
Trump Klaim Kesepakatan Nuklir Iran Hanya 1 Pekan Lagi, Yakin Takkan Gagal Seperti Sebelumnya
Kamis, 7 Mei 2026
Internasional
Kapal Induk Nuklir AS Harus Masuk 'Bengkel' 14 Bulan seusai Perang Sengit di Iran
Kamis, 7 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.