Mancanegara

Bapak Perkosa 3 Anaknya yang Berusia 1 hingga 5 Tahun, Korban Sempat Mengadu tapi Tak Dipercaya

Rabu, 31 Oktober 2018 17:41 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria diduga telah mecabuli tiga anak perempuannya yang berusia 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun.

Kejadian ini terungkap setelah ibu dari tiga anak tersebut melapor ke polisi.

Tribun-Video.com melansir portal berita Malaysia, Harian Metro, Rabu (31/10/2018), ibu yang berusia 32 tahun tersebut merupakan sorang pegawai pemasaran.

"Pelapor yang bekerja sebagai pegawai pemasaran mengklaim tiga anak perempuannya yang berusia 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun dicabuli oleh suaminya sendiri," kata Kepala Polisi Kajang Asisten Komisaris Ahmad Dzaffir Mohd Yusoff.

Ahmad menerangkan, pria yang berusia 32 tahun itu mencabuli anaknya di rumah mereka di Semenyih, Kajang, Malaysia.

Baca: Bocah 8 Tahun Dibunuh di Kebun Sawit karena Menangis saat Diperkosa, Pelaku Jemput Korban di Sekolah

Mulanya, wanita itu diberi tahu oleh anaknya yang berusia 3 tahun tentang tindakan cabul yang dilakukan sang ayah.

Dalam waktu yang sama, anak perempuannya yang berusia 5 tahun mengatakan, pernah mengalami hal serupa.

Selain itu, anak tersebut juga memberi tahu ibunya, dia pernah melihat sang ayah juga mencabuli adiknya yang berusia 1 tahun.

"Berdasarkan penyelidikan, korban pertama pernah memberi tahu neneknya tentang perbuatan pelaku pada 2017, tetapi tidak ada yang percaya dengan korban," kata Ahmad.

Baca: Satu Keluarga di Bantaeng Ditangkap karena Dituding Perkosa Keponakan yang Tinggal di Rumahnya

Saat itu, ibu korban membawa putrinya melakukan pemeriksaan dokter di Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM), tetapi dokter menyatakan tak ada yang mencurigakan.

Korban kembali dibawa ke ke Hospital Kajang pada Rabu (24/10/2018) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat luka robek lama di kemaluan korban.

"Setelah itu, pelaku ditangkap, Kamis (25/10/2018) sekitar pukul 11.45 di tempat kerjanya di Long River," lanjut Ahmad.

Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Simak videonya di atas. (Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Vika Widiastuti
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved