TRIBUNNEWS UPDATE
Bertaruh Nyawa Lawan Pasukan Rusia, Segini Penghasilan Tentara Bayaran Asing di Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Ukraina telah mengandalkan kemampuan tentara bayaran asing untuk melawan pasukan Rusia.
Meski banyak yang gugur, faktanya tidak menyurutkan minat warga asing untuk mendaftar.
Lantas seberapa besar gaji yang ditawarkan Ukraina kepada tentara bayaran asing?
Seorang dokter hewan dari Jerman yang bergabung dengan militer Ukraina memberikan pengakuan.
Menurutnya, gaji yang diterima bergantung pada seberapa banyak waktu bertempur.
Rata-rata tentara bayaran asing menerima €2.500 atau sekitar Rp 41 juta dalam sebulan.
Namun jika mereka menghabiskan lebih banyak waktu di garis depan bisa mendapat €3.000 atau hampir Rp 50 juta per bulan.
Baca: Kaum Nasionalis: Rusia tak Becus Lindungi Wilayah Sendiri dari Serangan Ukraina, Tidak Menguntungkan
Baca: Aksi Ganas Battlegroup Dnepr, Howitzer M777 hingga Tempat Penyimpanan Senjata Ukraina Dihancurkan
"Bagi Ukraina, ini cukup banyak," kata tentara bayaran itu, dikutip dari SputnikGlobe, Minggu (3/9).
Mantan jenderal AS Earl Rasmussen menilai jumlah tersebut sangat rendah untuk tentara bayaran.
Idealnya, seorang tentara bayaran asing mendapat gaji per bulan minimal Rp 63 juta.
Kemudian untuk para komandan senior Rp 300 juta per bulan.
Menurut Rasmussen, tidak ada manusia yang rela mempertaruhkan nyawanya demi uang dengan jumlah tersebut.
Namun, perhitungan yang ia buat mengacu pada bahaya yang dialami warga negara asing selama bertempur.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan jumlah tentara bayaran asing yang tewas di Ukraina mencapai 5.000 personel selama serangan balasan.
Sementara lebih dari 4.900 personel lainnya melarikan diri atau mundur.
(Tribun-Video.com)
#nyawa #russia #russiaukrainewar #ukraine #tentarabayaran #penghasilan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Kejagung Tetapkan Riza Chalid sebagai Tersangka Korupsi Petral, Kini Diburu dan Masuk DPO
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Predator Laut Iran Buat Kapal Induk AS Mundur, AS Sulit Kendalikan Hormuz
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Polemik Motor SPPG, Purbaya Akui Miskomunikasi & Kecolongan, Pastikan Hentikan Pembelian di 2026
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Rampung Diperiksa, 5 Tersangka Korupsi Petral Diborgol, Pakai Rompi Digiring ke Mobil Tahanan
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Aktivis Rayakan Gencatan Senjata AS-Iran, Klaim Teheran Menang dalam Aksi Damai dan Dukungan Global
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.