TRIBUNNEWS UPDATE
Lepas Dukungan ke Anies, Demokrat Bebas Jalin Komunikasi dengan Parpol Lain, Bakal Merapat Kemana?
TRIBUN-VIDEO.COM - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengaku pihaknya kini bebas menjalin komunikasi dengan parpol lain setelah hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Andi saat ditemui di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023) menegaskan, Partai Demokrat tidak lagi terikat pada piagam kesepakatan yang ditandatangani oleh ketum partai KPP.
Andi mengatakan, saat ini Demokrat bebas untuk menjalin komunikasi dengan partai politik mana pun.
Ia menuturkan, komunikasi tersebut nantinya akan dilakukan oleh Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Namun hingga saat ini Demokrat enggan terburu-buru bergabung ke koalisi lain, ataupun mendukung capres-cawapres lain.
Baca: Surya Paloh Disebut Ogah Komunikasi ke Demokrat Seusai Duetkan Anies-Cak Imin: Beri Jawaban Satir
Terpisah, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya mengatakan Partai Demokrat tidak mau terburu-buru mengambil keputusan setelah menilai dikhianati oleh Anies Baswedan dan Partai NasDem.
SBY mengatakan, kondisi partai saat ini masih dalam keadaan yang sangat emosi.
SBY mengatakan, selama 30 tahun menjadi prajurit, diajarkan agar tidak mengambil keputusan saat sedang emosional.
Ia juga mengatakan, Anies Baswedan berkali-kali datang mengunjungi dirinya ketika diusung sebagai bakal calon presiden (capres) KPP.
SBY mengungkapkan, Anies selalu membawa kata-kata yang luar biasa baik dalam setiap kesempatan bertemu.
Awalnya, SBY mengatakan masih segar di ingatannya ketika Anies datang berkunjung ke Cikeas pada 25 Agustus 2023 lalu.
Baca: Peluang Partai Demokrat Gabung Koalisi Lain, SBY: Sangat Mungkin Kita Punya Rumah & Tempat Baru
Menurut SBY, dalam pertemuan seminggu lalu itu, Anies mengatakan bahwa dirinya akan mendeklarasikan koalisi beserta calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada awal September 2023.
Namun, Anies malah memberi kejutan dengan tiba-tiba memilih Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal cawapresnya.
Bahkan, SBY mengungkapkan, Anies tidak mengucapkan apa-apa kepada dirinya usai memberikan kejutan tersebut.
Setelah hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, akankah ada peluang Demokrat merapat ke PDIP dan mengusung Ganjar Pranowo?
Atau justru akan berlabuh ke Prabowo Subianto?. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Resmi Cabut Dukungan ke Anies, Demokrat Kini Bebas Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain,
# Anies Baswedan # Demokrat # Bacapres # Pilpres 2024
Reporter: sara dita
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Trump Teken RUU Ketatkan Pemungutan Suara Pos, Sebut Kecurangan Jadi Satu-satunya Cara Lawan Menang
Kamis, 2 April 2026
Tribunnews Update
AHY Difitnah Jadi Dalang Isu Ijazah Jokowi, Organisasi Sayap Demokrat Geram: Serangan Personal Keji
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia, SBY: Beliau Pemikir Cemerlang di Bidang Pertahanan
Minggu, 29 Maret 2026
Terkini Nasional
Ahmad Sahroni Ungkap Alasan Anies Halal Bihalal ke SBY meski Tak Diundang, Bantah Ada Agenda Politik
Kamis, 26 Maret 2026
Terkini Nasional
ALASAN ANIES Hadiri Halal Bihalal di Rumah SBY Meski Tak Diundang, Ini Kata Jubirnya
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.