Tribunnews Update
AS 'Angkat Tangan', Eks Jenderal Washington Akui Pasukan Ukraina Kalah Perang dengan Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat mengakui bahwa pasukan Ukraina telah mengalami kekalahan dalam perang dengan Rusia.
Hal tersebut disampaikan oleh pensiunan kolonel Angkatan Darat Amerika Serikat McGregor.
Ia tidak setuju dengan adanya narasi yang beredar bahwa Rusia kalah dalam perang di Ukraina.
Justru sebaliknya, Ukraina yang kalah dalam dalam peperangan tersebut.
Baca: Rusia Ledakkan Stasiun Radar Deteksi Target Udara di Zaporozhzhia, Senjata & Amunisi NATO Ludes
"Saya pikir semua kebohongan yang telah diceritakan selama lebih dari satu setengah tahun tentang Ukraina menang—hanya Ukraina, Rusia jahat, Rusia tidak kompeten—semua itu runtuh," kata Macgregor kepada Carlson.
Bahkan McGregor menyebut pasukan Ukraina telah kehilangan sekira 400 ribu personil militer dalam pertempuran.
Sayangnnya, MacGregor tidak membagikan informasi lebih lanjut mengenai angka 400 ribu personel militer Ukraina yang tewas.
Ia hanya menyebut angka itu terus bertambah hanya dalam waktu satu bulan saja.
Baca: Profil MiG-25 Buatan Rusia, Pesawat Tercepat di Dunia Era Soviet yang Mampu Terbang 3.000 Km/Jam
Pasalnya, saat melakukan serangan balasan, pasukan Ukraina mengalami kegagalan hingga menewaskan sekira 350 orang dalam satu bulan terakhir.
Selain itu setidaknya ada 50 ribu personil yang harus menjalani perawatan intens di rumah sakit lantaran kondisi kritis.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul Ex-Trump Adviser Calls Out 'Lies' About Russia Losing Ukraine War
Host: Maria Nanda
Vp: Irvan
# Amerika Serikat (AS) # Pasukan Ukraina # Kalah Perang # Rusia
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Misi Trump di Hormuz Diklaim Gagal Total, Rubio Minta Rusia Tak Veto Resolusi
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Memanas! Menlu AS Minta Rusia-China Tak Gunakan Hak Veto soal Resolusi Selat Hormuz: Ini Ujian PBB
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Rusia dalam Tekanan Tinggi! Putin Terancam Dikudeta hingga Dibunuh, Paspampres Perketat Keamanan
Rabu, 6 Mei 2026
Mancanegara
Beredar Isu Kudeta dari Laporan Intelijen, Presiden Rusia Vladimir Putin Perketat Keamanan
Rabu, 6 Mei 2026
Berita Terkini
FSB Rusia Tangkap Warga Kursk yang Jadi Mata-mata Ukraina, Terancam Dakwaan Pengkhianatan
Rabu, 6 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.