Selasa, 28 April 2026

LIVE UPDATE

Kepincut Wanita Semarang, Bule Rusia Yakin Masuk Islam, Baca Syahadat sempat Terbata bata

Minggu, 20 Agustus 2023 10:28 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Cara setiap orang masuk islam terkadang berbeda-beda. Ada yang masuk islam karena kesadaran dan hidayah, ada pula yang melalui jalur asmara.

Bule asal Rusia bernama Pavel Sidorov Leonidovich (27) misalnya, ia memantabkan diri memeluk islam setelah bertemu Dwiky Indria Sabrina (29). Bagaimana kisahnya?

Sabrina merupakan warga perumahan Bringin Indah Kota Semarang.

Hubungan asmara antara Pavel dan Sabrina bermula lewat perkenalan media sosial tahun 2022.

Pavel yang merasa yakin, akhirnya bertemu keluarga Sabrina pada Juni 2023.

Di Semarang, pria kelahiran Tambov 12 September 1996 itu, dipertemukan dengan tokoh agama setempat untuk menjadi saksi mengucap syahadat sebagai syarat masuk islam.

Prosesi pengucapan syahadat dilakukan di Musala Pondok Pesantren Al-Ma'rufiyyah pada Jumat (11/8) pukul 08:00 WIB.

Baca: Panglima Pajaji Blak-blakan Ungkap Ciri-ciri Oknum Sok Berkuasa yang Buat Warga Bungkam

Pengasuh, santri dan warga setempat menjadi saksi Pavel mengucap syahadat.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ma'rufiyyah sekaligus saksi, Syaiful Amar mengatakan, proses pengislaman Pavel berjalan lancar.

Berkat arahannya, Pavel yang tak fasih berbahasa Arab, akhirnya mampu mengucap syahadat meski terbata-bata.

"Saat mengucap syahadat, dia sedikit grogi. Harus dipandu 2 kali sebelum syahadat.

Dibimbing Abah saya, K.H Abbas Masrukhin," kata dia ditemui di Pondok Pesantren Al-Ma'rufiyyah, Senin (14/8) malam.

Syaiful menambahkan, pihaknya juga langsung menyalurkan zakat kepada Pavel sebagai bentuk kewajiban.

"Kalau orang sudah masuk Islam kan terus kita kasih zakat semampu kita. Sebagai bentuk wellcome kepada umat muslim," ujarnya.

Baca: Sosok 2 Residivis Pemasok Senjata Api ke Terduga Teroris Oknum Karyawan PT KAI Terlibat ISIS?

Meski begitu, Pavel tak perlu mengganti namanya usai memutuskan masuk islam.

Hal itu, menurut Syaiful bukanlah kewajiban. "Itu bukan kewajiban," jelas Syaiful.

Fenomena bule yang masuk islam lewat bimbingan di Pondok Pesantren Al-Ma'rufiyyah bukanlah kali pertama.

Sebelumnya, ada dua bule lain yang mengucap syahadat di ponpes tersebut melalui jalinan asmara.

Menurut Syaiful, fenomena bule masuk Islam karena asmara lumrah terjadi di Indonesia.

"Kalau kita lihat fenomena ini banyak terjadi," imbuhnya.

Namun, usai resmi masuk islam, Pavel tidak langsung pulang ke negaranya. Ia memiliki jatah Visa selama 21 hari di Indonesia.

"Kemarin tak tanyain di Indonesia sampai 21 hari," ujar Syaiful. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kisah Bule Rusia Masuk Islam Kepincut Wanita Semarang

# Semarang # bule Rusia # Islam # mualaf # syahadat # WNI

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #Semarang   #bule Rusia   #Islam   #mualaf   #syahadat   #WNI

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved