LIVE UPDATE MANCANEGARA
Mantan Napi Rusia Dibebaskan untuk Bertempur Bersama Grup Wagner, Tapi Malah Lakukan Tindak Kriminal
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang tahanan yang dilaporkan dibebaskan lebih awal untuk bergabung dengan Grup Wagner, melakukan dua pembunuhan di Rusia setelah ia dipulangkan dari perang di Ukraina.
Dilansir BBC.com, Demyan Kevorkyan dijatuhi hukuman penjara 18 tahun pada tahun 2016.
Kini, ia kembali dipenjara karena diduga membunuh seorang pria dan wanita saat mereka pulang dari bekerja.
Baca: Konflik Melebar, Rusia Ungkap NATO Sedang Susun Skenario Nuklir Lawan Moskwa, Para Ahli Dilatih
Kevorkyan adalah satu di antara 150 tahanan yang direkrut Wagner pada 31 Agustus 2022.
Saat itu, ketua kelompok tentara bayaran Yevgeny Prigozhin, mengunjungi penjara Kevorkyan dan memberinya penawaran.
Baca: Perang Makin Panas! Pasukan Elit Chechnya Cengkram Kota Nuklir Enerhodar Ukraina yang Direbut Rusia
Namun setelah itu, Kevorkyan kembali ke Rusia.
Ia terlihat di kampung halamannya di Krasnodar dan berkata kepada orang-orang dia baru kembali dari peperangan di Ukraina.
Tidak diketahui pasti kapan Kevorkyan pulang. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mantan Narapidana Rusia Kembali Lakukan Kejahatan, Awalnya Dibebaskan untuk Bertempur Bersama Wagner
# mantan napi # Grup Wagner # Rusia # Ukraina # perang # putin # Zelensky # Yevgeny Prigozhin
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Spanyol Larang Jet Tempur AS Melintasi Wilayah Udaranya, Lawan Ancaman Trump Demi Hindari Perang
Selasa, 31 Maret 2026
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Eskalasi Multi-front hingga Pasukan Gabungan Berpotensi Kepung Israel
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
Pesawat Kendali Udara Tercanggih AS Dihantam Iran di Arab: E-3 AWARCS Terbelah, Otak Serangan Lumpuh
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
2 Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dihantam Ledakan saat Coba Evakuasi Praka Farizal Romadhon
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
Terancam Rudal Nuklir Korut & China, AS Hidupkan Lagi Pangkalan PD II yang Jadi Markas Bom Atom
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.